Breaking News
Minggu, 26 April 2026

Bencana Longsor

Longsor di Toraja Utara Sulawesi Selatan, Dua Korban Belum Ditemukan

Hingga Jumat (26/4/2024) sore, regu penolong masih mencari dua korban longsor di Kecamatan Buntao, Toraja Utara, Sulawesi Selatan.

Editor: Agustinus Sape
DOKUMENTASI BPBD SULAWESI SELATAN
Warga dan tim SAR mencari dua korban longsor di Buntao, Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Jumat (26/4/2014). Longsor menimbun delapan orang. Satu korban meninggal. 

POS-KUPANG.COM, MAKASSAR - Hingga Jumat (26/4/2024) sore, regu penolong masih mencari dua korban longsor di Kecamatan Buntao, Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Longsor yang terjadi Jumat pagi menimbun delapan orang. Sebanyak 1 orang meninggal, 5 luka-luka, dan 2 masih dalam pencarian.

Lima korban selamat dan luka-luka saat ini dirawat di puskesmas terdekat. Mereka adalah Lusiana (45), Nobel Gadi (35), Paulus Sirupang (42), Yohana Laba (27), dan Sabina Samba (49). Sementara korban meninggal, yakni Martina Linting (40), sudah dibawa ke RS Elim. Adapun korban yang dalam pencarian adalah Margareta Tanduk (40) dan Margareta Renbon (38).

Kepala Kantor Basarnas Makassar Mexianus Bekabel mengatakan mendapatkan informasi terkait peristiwa ini pada Jumat siang. ”Ada dua yang masih dicari, sementara lima lainnya selamat dan satu meninggal,” katanya Jumat sore.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Sulawesi Selatan Amson Padolo mengatakan, longsor terjadi akibat hujan lebat. ”Hal ini memicu tanah longsor. Saat ini kondisi tanah masih labil dan bergerak sehingga pencarian harus dilakukan dengan hati-hati. Alat berat sudah disiapkan,” katanya.

Informasi yang diperoleh di Toraja menyebut longsor pertama terjadi Jumat sekitar pukul 06.00 Wita. Saat itu material yang jatuh belum terlalu banyak, tetapi menutupi badan jalan.

Sekitar pukul 10.00 Wita serombongan warga menggunakan truk melintas di jalan tersebut. Karena truk tak bisa melintas, mereka berjalan kaki melintasi jalan yang tertutup longsoran. Saat itulah longsor susulan terjadi dan menimpa warga. Sebuah rumah juga ikut tertimbun longsoran.

Sebelumnya pada Sabtu (13/4/2024) malam longsor terjadi di dua lokasi di Kabupaten Tana Toraja, yakni di Kecamatan Makale dan Makale Selatan. Longsor di wilayah ini menimbun rumah warga dan menyebakan 20 korban tewas. Puluhan lainnya luka-luka.

Tana Toraja dan Toraja adalah wilayah yang sebagian besar berada di dataran tinggi. Tebing dan jurang mendominasi wilayah ini. Tidak sedikit rumah warga yang berada di sisi tebing. Di satu sisi, ancaman longsor terus mengintai wilayah ini karena kondisi tanah yang labil dan hujan lebat yang kerap turun.

Longsor di Garut Jawa Barat

Jenazah tiga korban yang belasan jam tertimbun tanah longsor di Kampung Sirnagalih, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, berhasil ditemukan. Tim SAR gabungan menemukan tiga jenazah pada Jumat (26/4/2024) setelah menggali menggunakan alat berat dan cangkul.

Berdasarkan data Polres Garut, longsor menimbun empat rumah di Kampung Sirnagalih pada Kamis (25/4/2024) sekitar pukul 19.00 WIB. Satu rumah yang dihuni tiga orang rusak berat.

Longsor dipicu hujan yang melanda daerah Garut dengan intensitas cukup deras dari siang hingga sore hari. Diperkirakan hujan berlangsung selama tujuh jam.

LONGSOR DI GARUT JAWA BARAT_023
Tim SAR gabungan mencari tiga korban tewas akibat tertimbun longsor di Kampung Sirnagalih, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (26/4/2024). Pencarian para korban menggunakan cangkul dan alat berat.

Tak lama setelah longsor, warga bersama petugas kepolisian dan TNI mulai mencari ketiga penghuni rumah tersebut. Mereka menggunakan alat cangkul untuk menggali material longsor yang tertimbun di rumah yang dihuni tiga warga.

Kepala Seksi Humas Polres Garut Inspektur Dua Susilo Adi memaparkan, identitas para korban yang meninggal dunia akibat tertimbun material longsor adalah Lilis (28) dan dua anaknya, Dini (3) serta Zeni (8). Sementara warga di tiga rumah lainnya dalam kondisi selamat.

”Tim SAR gabungan menemukan Lilis dan Dini pada pukul 11.30 WIB. Sementara korban ketiga Zeni ditemukan sekitar pukul 14.00 WIB,” kata Susilo.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved