Berita Timor Tengah Utara
Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat dan UPF Bertekad Cegah Praktek Penyelundupan
Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat dan UPF lakukan patroli perbatasan cegah penyelundupan di wilayah perbatasan
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon
POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Sektor Barat, RI-RDTL Yonkav 6/Naga Karimata menggelar patroli perbatasan bersama Tentara UPF Timor Leste Distrik Oecusse. Pelaksanaan patroli perbatasan bersama ini digelar pada, Rabu 24 April 2024.
Sebelum dilaksanakan patroli bersama, masing-masing satuan melakukan pemaparan wilayah perbatasan dan juga patok-patok perbatasan di wilayah tersebut.
Saat diwawancarai POS-KUPANG.COM, Kamis, 25 April 2024, Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat RI-RDTL Yonkav 6/Naga Karimata, Letkol Kav Ronald Tampubolon mengatakan, kegiatan yang berlangsung pada tanggal 24 April 2024 merupakan kegiatan patroli terkoordinasi antara Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat dan juga UPF Timor Leste. Kegiatan ini juga bertujuan mencegah praktek penyelundupan di wilayah perbatasan.
Sain itu, pihaknya juga melakukan pengecekkan patok perbatasan. Pada kesempatan itu, sebanyak 4 patok perbatasan yang dilakukan pengecekkan oleh satgas pamtas kedua negara.
"Sebanyak empat patok yang kita pantau yakni Patok 56, 54, 54 serta 50," Letkol Kav Ronald.
Jarak yang ditempuh dari 4 patok perbatasan tersebut sejauh kurang lebih 6 kilometer. Hal ini juga bertujuan menjaga keamanan wilayah perbatasan dan mencegah terjadinya tindak kriminal.
Ia menuturkan, patroli patok perbatasan secara terintegrasi dilaksanakan di sekitar wilayah Desa Haumeni Ana. Patroli patok ini merupakan bentuk sinergi antara kedua belah pihak untuk mengamankan wilayah perbatasan.
Baca juga: Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonkav 6/Naga Karimata Pos Manusasi Bantu Peralatan Sekolah
Selain itu, lanjutnya, kegiatan patroli patok yang dilaksanakan oleh Satgas Yonkav 6/Naga Karimata dan UPF ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kerja sama dan bertukar informasi dalam mengurangi berbagai potensi ancaman di wilayah perbatasan.
"Selain sharing informasi juga ada sharing makanan dan minuman dari masing-masing negara,"ungkapnya.
Ia menambahkan, dari 4 patok perbatasan yang dilakukan pemeriksaan pada momentum tersebut terpantau dalam keadaan baik. Pada kesempatan itu, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonkav 6 Naga/Karimata melibatkan anggota dari 2 Pos yakni Pos Haumeni Ana dan Pos Baen.
Sekitar 37 orang anggota TNI dan 25 orang anggota Satgas Pamtas Timor Leste UPF. Anggota yang ambil bagian dalam kesempatan ini cukup banyak.
Di sisi lain, kegiatan patroli terkoordinasi ini merupakan yang pertama kali digelar di wilayah perbatasan RI-RDTL Sektor Barat.
Sementara itu, Dansatgas UPF Superintendente Ecolido Belo mengatakan, sebanyak 4 patok perbatasan yang ditinjau pada kesempatan itu. Sementara untuk patok perbatasan Timor Leste telah diberi tanda dan tahun ini akan dibangun patok perbatasan.
Sebelum melaksanakan patroli terkoordinasi di perbatasan bersama, telah dilakukan rapat koordinasi bersama. Mereka melintas wilayah perbatasan dengan melintasi sungai.
Baca juga: Kronologis Satgas Pamtas RI-RDTL Gagalkan Penyelundupan Kayu Cendana dari Timor Leste
Ia berharap agar kelancaran segala kegiatan di perbatasan antara RI-RDTL tetap terjaga agar bisa menjaga keamanan masyarakat yang berada di wilayah perbatasan.
Kegiatan tersebut berjalan dengan lancar berkat kerja sama yang baik antara tentara perbatasan dari kedua negara. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Satgas-Pamtas-RI-RDTL-Sektor-Barat-dan-UPF-Bertekad-Cegah-Praktek-Penyelundupan.jpg)