KUR 2024
56,3 Persen Penyaluran KUR 2024 di NTT ke Sektor Perdagangan Besar dan Eceran
56,3 Persen penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2024 atau KUR 2024 di Provinsi NTT ke sektor perdagangan besar dan eceran
Penulis: Kanis Jehola | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM – Penyaluran dana KUR 2024 di Provinsi Nusa Tenggara Timur atau Provinsi NTT hingga akhir Februari 2024 mencapai Rp 454,05 miliar.
Sedangkan jumlah debitur yang mendapatkan kredit dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2024 atau KUR 2024 sebanyak 10.308 debitur.
Dari jumlah tersebut, sektor perdagangan besar dan eceran mendapat porsi penyaluran KUR 2024 terbesar mencapai 56,3 persen.
Data ini berdasarkan catatan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Nusa Tenggara Timur atau DJPb NTT.
Masih menurut data DJPb NTT, dari total penyaluran KUR 2024 Rp 454,05 miliar, penyaluran terbanyak dilakukan Bank BRI melalui KUR BRI 2024 senilai Rp 365,87 miliar.
Sedangkan total debitur yang mengajukan kredit dana KUR 2024 melalui Bank BRI sebanyak 8.751 debitur.
Sedangkan penyaluran KUR 2024 terbesar di Provinsi NTT ada di wilayah Kota Kupang sebesar Rp 49,93 miliar.
Secara persentasi, penyaluran dana KUR 2024 di Provinsi NTT mengalami peningkatan 1.657 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Baca juga: Bank BRI Penyalur KUR 2024 Terbesar di NTT, Kota Kupang Capai Rp 49,93 Miliar
Pada tahun 2023, jumlah dana KUR yang tersalurkan kepada 257 debitur hanya sebesar Rp 25,83 miliar.
"Dibandingkan tahun sebelumnya, penyaluran KUR 2024 pada periode yang sama meningkat 1.657 persen, karena perubahan regulasi pada tahun 2023 yang menyebabkan rendahnya penyaluran," kata Kepala Kantor Wilayah DJPb NTT, Catur Ariyanto Widodo, Jumat (29/3/2024).
Jumlah penyaluran yang terpantau rendah pada tahun 2023 disebabkan oleh perubahan ketentuan besaran bunga pinjaman KUR yang berdampak pada keterlambatan penyaluran oleh bank, karena memerlukan penyesuaian ketentuan.
Untuk pemanfaatan KUR yang lebih optimal, Catur terus mendorong perbankan untuk meningkatkan penyaluran KUR 2024 pada sektor produktif potensial di Provinsi NTT.
Dengan demikian, manfaat dari KUR 2024 bisa berdampak lebih signifikan bagi ekonomi daerah sehingga bisa bertumbuh lebih cepat.
Selain itu, perlunya optimalisasi peran pemerintah daerah untuk mengunggah data calon debitur KUR baru, lalu melakukan pengawasan evaluasi dan pemberdayaan calon debitur.
Baca juga: Dana KUR 2024 yang Sudah Disalurkan di NTT Capai Rp 454,05 Miliar, Alami Peningkatan
"Sehingga memudahkan perbankan melakukan penilaian terhadap calon debitur," ujarnya. (*)
Artikel ini telah tayang di Pos-Kupang.com dengan judul Bank BRI Penyalur KUR 2024 Terbesar di NTT, Kota Kupang Capai Rp 49,93 Miliar,
Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Pinjam-KUR-Pegadaian-7-hari-langsung-cair.jpg)