Berita Belu
Desa Kabuna Anggarkan Dana Desa untuk Ketahanan Pangan
Sementara itu, tanaman hortikultura ditanam di dusun Bautasik, Baubau, Manubaun, dan We Raihenek yang berada di sepanjang aliran sungai.
Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Desa Kabuna, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu mengambil langkah konkret dalam meningkatkan ketahanan pangan dengan mengalokasikan dana Desa untuk pembelanjaan yang berkaitan dengan pertanian.
Kepala Desa Kabuna, Adrianus Laka menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan ketersediaan pangan yang cukup, berkualitas, dan beragam bagi seluruh warga desa. Kamis, 18 April 2024.
Adrianus menjelaskan bahwa Program Ketahanan Pangan Desa adalah bagian dari inisiatif Kementerian Desa untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat desa, mencapai swasembada pangan, dan mengurangi risiko ketidakcukupan pangan di tingkat desa.
Di Desa Kabuna, kata dia, perencanaan belanja mencakup pengadaan benih, pupuk, dan obat-obatan yang akan didistribusikan kepada para petani yang tergabung dalam kelompok tani.
"Saat ini, petani hortikultura sedang membersihkan lahan untuk penanaman, dan kami sudah melakukan pendataan lapangan untuk menyesuaikan alokasi dana yang ada dengan kebutuhan kelompok tani," ujar Adrianus.
Ia menuturkan Desa Kabuna memiliki 55 kelompok tani yang mayoritas berfokus pada pertanian hortikultura, meskipun ada juga yang beralih ke tanaman pangan di daerah pegunungan seperti Wehor, Wesasuit, dan Salalai.
Sementara itu, tanaman hortikultura ditanam di dusun Bautasik, Baubau, Manubaun, dan We Raihenek yang berada di sepanjang aliran sungai.
Baca juga: 329 KPM Desa Kabuna Belu Terima Bantuan Pangan
Adrianus menyebutkan bahwa dana untuk ketahanan pangan desa mencapai lebih dari 200 juta rupiah.
"Dana ini digunakan sesuai dengan kebutuhan kelompok tani, seperti pendistribusian benih jagung dan padi untuk musim panas, serta penyimpanan padi di musim hujan. Kerjasama dengan petugas penyuluh pertanian dari tingkat desa, kecamatan, dan kabupaten juga telah dilakukan untuk memetakan kebutuhan dan mendukung pelaksanaan program ini," tuturnya.
Program ketahanan pangan desa diharapkan memberikan dampak positif berupa pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pendapatan bagi desa.
"Uang yang digunakan adalah uang rakyat, dan manfaatnya juga untuk rakyat. Keuntungan dari program ini akan kembali disalurkan kepada masyarakat," tambah Adrianus. (Cr23)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Kadesa-Kabuna.jpg)