Sabtu, 11 April 2026

Pria di Alor Dibacok

Pasca Kasus Pembacokan di Alor, Forkopimda dan Tokoh Agama Adakan Rapat Koordinasi

Lebih lanjut Libing menyampaikan kasus pembacokan yang telah memakan korban 4 pria, yang kini dirawat di RSUD Kalabahi.

Penulis: Rosalia Andrela | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/ROSALIA ANDRELA
Rapat koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Camat dan lurah/kepala desa se-Kecamatan Teluk Mutiara, Direktur RSUD Kalabahi dan Tokoh Agama yang ada di Kabupaten Alor terkait Kamtibmas pasca kasus pembacokan. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Rosalia Andrela

POS-KUPANG.COM, KALABAHI - Pasca kasus pembacokan oleh orang tidak dikenal selama dua hari berturut-turut di Kabupaten Alor, menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat.

Pasalnya baik umat Kristen maupun Muslim, sedang menjalankan ibadah keagamaan yakni Tri Hari Suci menjelang Paskah, Hari Raya Paskah, bulan suci Ramadhan, dan persiapan Idul Fitri tahun 2024.

Untuk itu Penjabat Bupati Alor, Dr. Drs. Zeth Sony Libing, M.Si mengadakan rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Camat dan lurah/kepala desa se-Kecamatan Teluk Mutiara, Direktur RSUD Kalabahi dan Tokoh Agama yang ada di Kabupaten Alor.

“Kita saat ini sedang dalam suasana menjelang hari raya umat Kristiani dan umat muslim. Kita semua harus menjaga komitmen agar situasi tetap kondusif, agar semua peristiwa keagamaan tetap berjalan aman. Ini adalah tanggung jawab kita semua sebagai pemimpin daerah yang didalamnya ada Pj Bupati, Kapolres Dandim, Camat, Lurah, Kades, Brimob, Pol Pp, dan tokoh-tokoh agama,” ujarnya Sabtu, 30 Maret 2024 di Rumah Jabatan Bupati Alor.

Lebih lanjut Libing menyampaikan kasus pembacokan yang telah memakan korban 4 pria, yang kini dirawat di RSUD Kalabahi.

Baca juga: BREAKING NEWS: Dua Pria di Alor Dibacok Orang Tidak Dikenal


“Pada saat yang sama ini, dua hari berturut kita temukan kasus penganiayaan berat. Sesama warga kita akhirnya semua di rumah sakit. Walaupun masih di dalam kasusnya, tetapi hal ini jangan sampai membias ke mana-mana bilang ada ninja lah, dan segala macam yang bisa membuat resah di masyarakat untuk itu nanti Kapolres akan jelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Kita harus memberikan jaminan bahwa suasana kita aman, damai dan kita yakinkan masyarakat bahwa mereka dalam perlindungan dan penjagaan aparat keamanan,” jelasnya.

Mantan Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT ini juga mengungkapkan bahwa 4 korban yang sedang dirawat, kondisinya terkendali. Pemda akan menanggung biaya perawatan keempat korban tersebut. Kepada Kapolres, Libing meminta agar Polres Alor mengusut pelaku, mengurai masalah, dan motif pembacokan tersebut.

“Tugas kita semua adalah berkomitmen menciptakan suasana yang aman. Karena malam ini masyarakat kita ini mulai menyongsong Paskah, umat muslim sedang dalam masa puasa dan persiapan menjelang Lebaran. Sehingga dalam diskusi ini, kita harus putuskan selain komitmen harus ada aksi nyata. Kita akan adakan  patroli bersama. Camat dan lurah membentuk suasana keamanan di kampung masing-masing, dengan mengaktifkan Siskamling. Selama ini tidak jalan, cek kondisi wilayah di kelurahan dan desa masing-masing. Cek itu siapa punya anak yang duduk-duduk sampai malam, tanya mereka orang tuanya di mana, siapa punya anak, koordinasi dengan tokoh masyarakat, Babinsa, Babinkamtibmas,” terang Libing.

Tindakan ini menurut Libing sebagai upaya pencegahan dan juga menolong anak-anak tersebut dari penyakit akibat merokok, minum Minuman Keras (Miras), dan masalah kesehatan lain akibat begadang.

Baca juga: Korban Pembacokan Orang Tidak Dikenal di Alor Jalani Perawatan Intensif di RSUD Kalabahi

“Kita harus ambil tindakan untuk menyelamatkan mereka. Kalau kita lihat nanti, mereka bisa hidup susah. Kita pikirkan dari segi kesehatan juga, akibat dari minum mabuk, rokok, mete (begadang) kita harus selamatkan mereka. Camat, lurah, dan kepala desa hari ini juga harus cek titik mana yang anak-anak bisa duduk. Sebelum mereka baku ribut di situ, sampaikan ke kepolisian,” tegas Libing.

Pantauan POS-KUPANG.COM, Penjabat Bupati Alor membuka diskusi bersama pihak-pihak yang hadir, untuk menyampaikan upaya baik dari aparat keamanan maupun tokoh agama.

Turut hadir dalam rapat koordinasi tersebut yakni Kapolres Alor, AKBP Supriadi Rahman, S.I.K., M.M., Dandim 1622/Alor, Letkol Inf. Amir Syarifudin, S.H., Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Ridwan Nampira, S. Sos., Danki Brimob Yon A Pelopor Alor, Iptu Nardi Irawan, Kasat Polpp Alor, Zainal Nampira, S.Sos, Direktur RSUD Kalabahi, dr. Anjas, Camat Teluk Mutiara, Nikodemus Alofani, Lurah dan Kepala Desa yang ada di Kecamatan Teluk Mutiara, Ketua MUI Kabupaten Alor, Muhamad Bere, S.H., Ketua Majelis Klasis Alor Barat Laut, Pdt. Simon Petrus Amung, Pdt. Loisa Ena Blegur, Pastor Paroki Yesus Gembala yang Baik Kalabahi, RD. Frederikus S. A. Tamelab, Pr. (cr19)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved