CPNS 2024
Catat, Ini Jabatan Terbaru yang Bisa Diisi Fresh Graduate pada Rekrutmen CPNS 2024
Kementerian PAN RB mengumumkan Jabatan Terbaru yang bisa diisi Fresh Graduate pada Rekrutmen CPNS 2024.
Penulis: Adiana Ahmad | Editor: Adiana Ahmad
POS-KUPANG.COM - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, Abdullag Azwar Anas mengumumkan Jabtan Terbaru yang bisa diisi Fresh Graduate pada Rekrutmen CPNS 2024.
Dua Jabatarn Terbaru yang bisa diisi Fresh Graduate pada Rekrutmen CPNS 2024 yakni Auditor dan Talenta Digital.
Kebijakan itu sesuai permintaan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang menginginkan birokrasi yang berdampak bagi masyarakat dan tidak sekadar berpaku pada tumpukan berkas serta rutinitas monoton.
Dengan begitu, kata Abdullah Azwar Anas, birokrasi bisa lebih lincah, cepat, dan adaptif untuk merespons perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi.
Baca juga: Dibuka Mei, Simak Info Lengkap Seleksi CPNS 2024:Cara Daftar dan Formasi bagi Lulusan SMA/SMK,D3,S1
”Oleh karena itu, Fresh Graduate tahun ini salah satunya diharapkan oleh Presiden adalah merekrut talenta-talenta digital dan para auditor. Karena di berbagai tempat formasi auditor sudah mulai kurang,” ujar Anas, Rabu (27/3/2024) dikutip dari Kompas.id.
Seperti pengumuman yang disampaikan awal Januari 2024 lalu, pemerintah memberi porsi lebih besar pada Fresh Graduate pada Rekrutmen CPNS 2024.
Dari 2,3 Juta Formasi yang akan dibuka, sebanyak 690.822 disediakan untuk lulusan baru atau Fresh Graduate.
Namun tidak semua Fresh Graduate bisa melamar karena hanya jurusan yang berhubungan dengan dua jabatan tersebut yang berpeluang untuk lolos seleksi.
Sejauh ini dari 2,3 juta formasi yang disiapkan ternyata hanya 1,28 yang diusulkan instansi atau lembaga pemerintah baik pusat maupun daerah.
Meski demikian, masih ada peluang karena Pemerintah akan membuka pelaksanaan Rekrutmen CPNS dan PPPK 2024 dalam 3 periode.
Baca juga: Formasi Terbaru Rekrutmen CPNS 2024, Auditor dan Talenta Digital jadi Prioritas
Saat ini, KemenPAN RB telah memverifikasi kembali formasi yang diajukan kementerian/lembaga untuk mengutamakan dua jabatan atau formasi tersebut.
Pasalnya, paniatia seleksi nasional masih menemukan kementerian/lembaga yang tidak membuka formasi untuk auditor.
Formasi yang diajukan, lanjut Abdullah Azwar Anas, kemudian dikembalikan lagi untuk disusun ulang guna ditambahkan posisi auditor.
Menurutnya, auditor berperan krusial untuk meningkatkan akuntabilitas dan disiplin pemerintahan, baik tingkat pusat maupun daerah.
”Kami melihat ke depan, untuk meningkatkan kualitas belanja dan kinerja butuh auditor untuk mengingatkan. Sayangnya kementerian/lembaga ada yang tidak mengusulkan tenaga untuk auditor. Padahal, jelas-jelas kekurangan,” terang Abdullah Azwar Anas. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Ilustrasi-peserta-seleksi-CPNS.jpg)