Berita Timor Tengah Selatan
Rayakan Kamis Putih, Begini Pesan Pastor Paroki Sta. Maria Mater Dolorosa SoE
Perayaan sebagai kenangan akan kasih dan pelayanan Kristus ini dipimpin langsung Pastor Paroki Santa Maria Mater Dolorosa SoE, Romo Aloysius Lake, Pr.
Penulis: Adrianus Dini | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Adrianus Dini
POS-KUPANG.COM, SOE - Umat Paroki Sta. Maria Mater Dolorosa Soe mengikuti perayaan Kamis Putih, Kamis, 28 Maret 2024.
Perayaan sebagai kenangan akan kasih dan pelayanan Kristus ini dipimpin langsung Pastor Paroki Santa Maria Mater Dolorosa SoE, Romo Aloysius Lake, Pr.
Pantauan Pos Kupang, gereja tampak penuh dipadati umat Katolik di seputaran Kota Soe. Kursi di dalam gereja maupun di luar gereja yang telah disiapkan panitia penuh terisi.
Romo Aloysius dalam khotbahnya mengajak umat yang ada untuk senantiasa mencontohi semangat pelayanan yang telah ditunjukan Yesus. Dirinya yang adalah Tuhan rela membasuh kaki para rasul.
Hal itu kata Romo Aloysius, sebagai contoh kasih yang sebenarnya.
"Malam ini kita merayaan perayaan kasih yang melayani. Kita diajak untuk memberikan pelayanan yang sama sebagaimana telah Yesus lakukan bagi para muridNya," ujarnya.
Baca juga: Jajaran Rutan SoE Berbagi 100 Paket Takjil Gratis di Bulan Puasa Ramadan
Kerelaan Kristus untuk membasuh kaki para rasul lanjutnya, merupakan contoh kasih yang sempurna.
"Yesus membasuh kaki para muridnya. Mengapa Yesus melakukan hal demikian?
Hal itu sebagai tanda kasih Yesus yang tak pernah berkesudahan," ungkapnya.
Dengan membasuh kaki para rasul ujar Romo Aloysius Yesus juga meneguhkan iman mereka.
"Yesus tahu saatnya akan tiba dan Dirinya akan kembali kepada BapakNya. Dia memiliki cinta yang tiada habisnya bagi para murid. Itu terlihat pada kerelaanNya membasuh kaki para murid. Hal itu juga untuk meneguhkan iman para murid," tuturnya.
Pelayanan Kristus lanjutnya, mengajak umat sekalian untuk senantiasa saling mengasihi. Saling berbagi dalam kehidupan bersama adalah salah satu bentuk kasih yang perlu diperhatikan.
"Hal itu juga sebagai perintah agar para murid saling mengasihi satu sama lain. Kehadiran Yesus dalam sakramen Ekaristi mengajak kita untuk selalu siap saling berbagi dalam hidup bersama," katanya.
"Kita membangun kebiasaan hidup yang saling memperhatikan sebagaimana pesan Kristus sendiri. Peduli terhadap sesama adalah poin yang perlu selalu dipegang," tutupnya. (din)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.