Berita Manggarai
Pelajar SMPK Stanislaus Borong Manggarai Timur Pahami Moderasi Beragama Sejak Dini
Berbekal kegiatan ini, siswa-siswi diharapkan mendapatkan peneguhan sehingga miliki karakter yang baik dalam kehidupan sosial masyarakat
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM,Charles Abar
POS-KUPANG.COM,RUTENG - Tema moderasi beragama dan tranfosmasi layanan digital merupakan materi yang diberikan kepada siswa-siswi kelas IX SMPK Stanislaus Borong dalam ret-ret pembinaan Iman di Aula Efata Ruteng, Senin 25 Maret 2024.
Kegiatan ini merupakan program strategis Nasional Kementerian Agama melalui Kantor Kementerian Agama Kabupaten Manggarai Timur dengan libatkan sekolah-sekolah di kabupaten Manggarai Timur.
Kegiatan ini dengan tujuan menanamkan nilai intoleransi sejak dini, agar terbiasa hidup berdampingan satu dengan yang lain.
Kepala SMPK Stanislaus Borong, Antonius Mali S.Pd sampaikan, pembinaan Iman kepada siswa-siswi ini hadirkan pemateri dari kalangan Imam. Kegiatan ini bertujuan memberikan peneguhan pada siswa-siswi terkait modernisasi beragama dan memahami transformasi digital.
"Kegiatan ini merupakan pembinaan Iman, kita sudah rencanakan sejak Februari kemarin. Kegiatan ini kita lakukan bertepatan dengan masa pra paskah sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi ujian akhir sekolah . Ini untuk meningkatkan pemahaman siswa terkait meningkatkan modernisasi beragama dan transformasi layanan digital," katanya.
Baca juga: Musrenbang RKPD Kecamatan Borong Tahun 2024 Fokus Bahas Infrastruktur hingga Pendidikan
Berbekal kegiatan ini, siswa-siswi diharapkan mendapatkan peneguhan sehingga miliki karakter yang baik dalam kehidupan sosial masyarakat
"Dengan perkembangan teknologi ini sedikit tida kita harapkan, siswa-siswi tidak terpengaruh dengan informasi-informasi negatif yang mereka peroleh misalnya dari media sosial, agar bisa disaring," ujar Antonius.
Betapa penting kegiatan ini, dikatakan Kepsek Antonius, kedepan bisa diikuti oleh siswa-siswi semua tingkatan
Kegiatan ini sangat penting buat siswa, malah kita berharap kegiatan ini bisa diikuti oleh siswa semua tingkatan, seperti siswa kelas VII maupun kelas VIII," ujarnya, merujuk kegiatan ini hanya diikuti oleh siswa-siswi kelas IX.
Kesempatan sama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Manggarai Timur Anselmus Panggabean, S.Ag. katakan, pembinaan Iman merupakan cara Kementerian Agama untuk menyiapkan generasi emas tahun 2045.
Sekarang ini program prioritas kementerian salah satunya moderasi beragama . Kementerian agama menjadi leading sektornya," kata Anselmus.
Baca juga: Dipersoalkan Musrenbangcam Via Zoom Meeting, Sistus: Hemat Anggaran dan Borong Pilot Project IT
Program ini menjadi strategis Nasional, karena ancaman intoleransi dan disintegrasi bangsa itu semakin besar. Dengan konsep ini, keutuhan bangsa tetap terjaga.
Dengan menanamkan nilai-nilai toleransi sejak dini, generasi terbiasa dengan hidup berdampingan satu dengan yang lain
"Bagamana sejak dini para siswa kita anak-anak kita diperkenalkan untuk hidup berdampingan satu dengan yang lain. Bagaimana beragama itu diaplikasikan melalui nilai-nilai terbaik dalam kehidupan beragama, sehingga potensi disintegrasi ditekan dan hilang," lanjutnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/SMPK-Stanislaus.jpg)