Unwira Kupang

Ini Pesan Ketua YAPENKAR Kupang ke Unwira dan Wisudawan 

Dia menyebut hal itu juga menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu melakukan segala sesuatu yang diberikan oleh orang tua dan kampus. 

|
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO
Pater Dr. Yulius Yasinto SVD selaku Ketua Yayasan Pendidikan Katolik Arnoldus (YAPENKAR) Kupang saat memberikan sambutan di acara wisuda periode Maret 2024 di Unwira Kupang 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Pater Dr. Yulius Yasinto SVD selaku Ketua Yayasan Pendidikan Katolik Arnoldus (YAPENKAR) Kupang memberi pesan ke civitas akademika Universitas Katolik Widya Mandira atau Unwira Kupang dan para wisudawan. 

Pater Yulius Yasinto menyebut itu saat acara wisuda periode Maret 2024 yang berlangsung, Sabtu (16/3/2024) di aula kampus Unwira Kupang. 

Ia mengatakan, kegiatan itu merupakan pengujung perjuangan selama beberapa tahun mendapat pendidikan di kampus itu.

Dia menyebut hal itu juga menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu melakukan segala sesuatu yang diberikan oleh orang tua dan kampus. 

"Mudah-mudahan pendidikan yang diperoleh disini bisa menjadi bekal dan menjadi berkat bagi lebih banyak orang di tempat nanti," kata dia. 

Baca juga: Rektor Unwira Kupang Sebut Wisudawan Tidak Saja Berilmu 


Ia mengatakan mengelola kampus tidak mudah. Begitu juga dengan mahasiswa yang tidak lagi bergantung dengan berbagai kemudahan yang ada selama ini. 

Menurut dia, lulusan tidak lagi mempelajari ilmu dengan secara konvensional. Akan tetapi perlu melihat berbagai tantangan yang ada di dunia luar. 

Unwira Kupang, kata dia, harus melakukan tranformasi dengan penyelenggaraan pendidikan. Sistem yang selama ini sudah ada harus ditingkatkan. 

"Kira tidak bisa saja menyelenggarakan (pendidikan) biasa-biasa saja seperti selama ini," sebutnya 

Cara pandang maupun penyelenggara pendidikan hendaknya bisa mengikuti tuntunan zaman. Tantangan yang kerap muncul adalah regulasi yang terbit hingga berimbas pada konsekuensi yang tidak diduga. 

Mitigasi terhadap sesuatu aturan harus dilakukan. Sebab muara dari pendidikan adalah tentang kualitas dan mutu. Hal itu bisa berjalan dengan upaya bersama. 

Dengan filosofi dasar kampus itu tentang kerja keras, dia yakin berbagai tuntutan yang ada bisa dihadapi 

Rektor Dr Philipus Tule menyebut pihaknya terus melakukan perbaikan akreditasi dari Baik Sekali ke Unggul ahar terus menarik animo mahasiswa-mahasiswi baru memilih Unwira sebagai tempat belajar. 

Penyiapan sarana dan prasarana maupun sumberdaya terus dilakukan. Unwira sedang melakukan persiapan membuka program studi baru dan program magister dibeberapa fakultas. 

Atas nama kampus, ia menyampaikan permohonan maaf karena orang tua atau wali mahasiswa harus menunggu lama momentum itu. Kejadian itu mungkin karena kelalaian sendiri ataupun dari pihak kampus. 

Baca juga: Kepala Pustu Oenaek Kubar Apresiasi Mahasiswa Unwira Kupang

Pater Philipus Tule menyebut, disiplin dosen dan mahasiswa harus sejalan. Hal itu bertujuan agar mencapai kelulusan tepat waktu. 

Dari 480 wisudawan kali ini, dan lebih khusus pada 425 lulusan strata satu, hanya 19 orang yang lulus tepat waktu atau 8 semester. 

"Itu hanya 4 persen. Kalau dalam presentasi dalam penentuan Otomasi, lembaga perguruan tinggi, tidak ada nilai," kata dia. 

Ada juga 97 orang lulus 11 semester, 42 orang lulus 13 semester dan sisanya di 9 semester. Penyebab utamanya adalah ketidaktepatan waktu dari mahasiswa dan dosen. 

Ia berharap persoalan semacam ini diperbaiki untuk waktu selanjutnya.  Dia yakin para alumni bisa menerapkan segala ilmu yang sudah ada dan menjaga marwah almamater di mata publik. (fan)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved