Senin, 27 April 2026

Nelayan Sikka Hilang Saat Melaut

BREAKING NEWS: Nelayan Watutedang Sikka Hilang di Pantai Selatan Saat Melaut

Tiga orang yang kembali melaut saat dimintai keterangan menjelaskan, pada pukul 17.00 Wita  mereka melaut dengan menggunakan 2 perahu

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO-DOK 
Camat lela menemui pihak keluarga Makarius Sareng (70), warga Desa Watutedang, Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka yang hilang saat pergi melaut, Senin, 11 Maret 2024 sore. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Arnold Welianto

POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Aparat Polsek Lela bersama Pemerintah Kecamatan Lela telah melakukan 
langkah cepat menemui pihak keluarga Makarius Sareng (70), warga Desa Watutedang, Kecamatan 
Lela, Kabupaten Sikka yang hilang saat pergi melaut, Senin, 11 Maret 2024 sore.

Polsek Lela usai menerima laporan keluarga dan warga langsung melakukan permintaan keterangan 
kepada pihak terkait guna mendengar penjelasan hilangnya Makarius saat mencari ikan.

Berikut ini hasil pemeriksaan dari saksi dan keluarga Senin tanggal 11 Maret 2024 sekitar pukul 20.20 Wita dari Kanit SPKT 1 Polsek Lela, Aipda Simon Moat Sola bersama anggota jaga setelah 
menuju Pantai Desa Watutedang.

Informasi dan laporan yang diterima polisi ada4 orang warga Dusun Tikang, Desa Watutedang pergi 
melaut lalu 3 orang sudah kembali sedangkan 1 orang belum kembali ke rumah.

Baca juga: Peringatan Khusus BMKG Cuaca NTT Hari Ini 10 Maret, Sabu,Sikka,Lembata,Flotim Waspada Angin Kencang

Tiga orang yang kembali melaut saat dimintai keterangan menjelaskan, pada pukul 17.00 Wita 
mereka melaut dengan menggunakan 2 perahu masing-masing 2 orang.

Satu Perahu pertama ditumpangi Makarinus Sareng bersama anaknya Steventis Godefridus Suwandi.

Perahu kedua ditumpangi Guido Sakristi Palu dan Anselmus Nong, warga Desa Watutedang.

Perahu pertama menebar jala sedangkan perahu kedua memancing.

Sekitar pukul 19.00 wita terjadi gelombang laut, angin dan hujan. Perahu kedua langsung 
berusaha pulang dengan selamat.

Sementara itu, perahu pertama yang ditumpangi Makarius bersama anaknya sedang berusaha 
mengangkat jala.

Saat sedang mengangkat jala tiba-tiba ombak cukup tinggi, angin dan hujan sehingga perahu 
kemasukan air.

Baca juga: Cuaca Buruk Landa Palue Sikka, Dua Kapal Motor Terpaksa Berlabuh di Aewora Ende 

Selanjunya keduanya berusaha menyelamatkan diri dengan masing-masing melompat keluar dari 
perahu dan terpisah.

Di tengah upaya menyelamatkan diri usai dihantam gelombang dan angin hanya Steventis Godefrifus 
Suwandi yang berhasil selamat sampai pantai.

Namun menjelang malam Makarius tidak kembali ke pesisir pantai sehingga keluarga memutuskan 
mencari.

Akan tetapi pencarian tidak berhasil dan bahkan Makarius tidak kembali sehingga keluarga 
melapor ke Polsek Lela dan meminta bantuan Basarnas Maumere.

Warga dan keluarga sempat mencari di pesisir pantai tapi tidak membuahkan hasil.(*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved