Rabu, 6 Mei 2026

Pilpres 2024

Prabowo Sangat Bangga, Partisipasi Peserta Pemilu di Indonesia Lebih Tinggi dari Negara Lain

Prabowo Subianto, calon presiden yang saat ini mengantongi perolehan suara sementara terbanyak dalam Pilpres 2024, bangga dengan Pemilu di Indonesia.

Tayang:
Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
KOMPAS/AGUS SUSANTO
SANGAT BANGGA – Prabowo Subianto sangat bangga dengan pelaksanaan pesta demokrasi di Indonesia baru-baru ini. Partisipasi warga sangat luar biasa, rata-rata 80 persen dan itu lebih baik dari negara lain. 

POS-KUPANG.COM  - Prabowo Subianto, calon presiden yang saat ini mengantongi perolehan suara sementara terbanyak dalam Pilpres 2024, mengungkapkan kebanggaannya dengan pelaksanaan Pemilu 2024 di Indonesia.

Calon presiden yang diusung Koalisi Indonesia Maju itu mengatakan bahwa partisipasi warga dalam Pemilu 2024 patut dibanggakan. Karena rata-rata hampir mencapai 80 persen dan itu lebih baik dari negara lain.

Partisipasi itu tidaklah buruk, mengingat banyak negara yang juga menganut sistem demokrasi, terkadang jumlah pemilihnya kurang dari 50 persen. 

Prabowo Subianto yang juga Menteri Pertahanan mengatakan hal tersebut, ketika menjadi pembicara utama dalam acara Mandiri Investment Forum (MIF) 2024 yang mengangkat tema “Thriving through Transition” di Jakarta. 

Pada acara tersebut, Prabowo mengatakan sangat bangga dengan demokrasi Indonesia. Apalagi Indonesia merupakan salah satu negara demokrasi terbesar di dunia.

Prabowo juga mengatakan, bahwa meskipun demokrasi Indonesia berjalan baik tetapi masih banyak hal yang harus diperbaiki.

Ia menyebutkan Indonesia adalah negara besar yang terdiri dari 17.000 pulau dengan masyarakat yang beragam dari sisi ras, suku hingga agama.

Baca juga: Prabowo Subianto Bersaksi: Demokrasi Indonesia Paling Mahal dan Sangat Melelahkan

Namun, katanya, saat berkampanye dalam kontestasi Pemilu 2024 baru-baru ini, belum menjangkau keseluruhan pulau.

Padahal menurutnya, hal tersebut sangat penting untuk menyerap aspirasi seluruh masyarakat.

"Dari 38 provinsi saya cuma bisa datangi saya pikir terakhir hitungannya hanya 26. Jadi saya masih setelah Pemilu ini saya harus masih pergi ke provinsi sisanya karena saya sudah janji provinsi yang tidak saya bisa datangi saat kampanye harus saya datangi setelah masa kampanye," imbuhnya. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved