Berita Alor
Kapolres Alor Ajak Stakeholder dan Masyarakat Jaga Keindahan Laut
apresiasi dan terima kasih pada Pijar dan Polres Alor atas inisiatif menurunkan terumbu karang buatan di Taman Nangalala.
Penulis: Rosalia Andrela | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Rosalia Andrela
POS-KUPANG.COM, KALABAHI - Kapolres Alor, AKBP Supriadi Rahman, S.I.K, M.M mengajak stakeholder dalam hal ini instansi yang bergerak di bidang kelautan bersama TNI, Polri dan masyarakat untuk menjaga keindahan laut di Kabupaten Alor khususnya di kawasan taman wisata perairan Nangalala salah satu spot diving Desa Alor Besar, Kecamatan Alor Barat Laut, Kabupaten Alor.
Spot diving Nangalala merupakan salah satu dari 79 spot diving di Alor yang telah disahkan dalam peraturan gubernur NTT nomor 344/KEP/HK/2023 Tentang Nama-Nama Situs Selam di Kawasan Konservasi di Perairan di Wilayah Kepulauan Alor Provinsi NTT.
Pada Selasa, 27 Februari 2024 Perhimpunan Jurnalis Alor (Pijar) menenggelamkan terumbu karang buatan yakni 10 unit rangka motor.
“Polres Alor khususnya Polraid, kami bersama dengan instansi yang bergerak di bidang kelautan TNI, Polri akan bersama-sama menjaga pantai ini. Tentunya ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga pantai, terutama agar tidak ada bom ikan karena itu sangat merusak ekosistem kita,” ujar Kapolres.
Baca juga: Lima Belas Kecamatan di Kabupaten Alor Selesai Pleno Pemilu 2024 Tingkat Kecamatan
Perwakilan Kodim 1622/Alor, Mayor Cab. Made Gede Swela selaku Kasdim 1622/Alor mengatakan apa yang telah disampaikan oleh Polres Alor dan Penjabat Bupati Alor tentang menjaga laut dan terumbu karang ada tugas kita bersama.
“Apa yang telah disampaikan oleh Penjabat Bupati Alor dan Kapolres Alor tentang menjaga pantai, laut dan terumbu karang merupakan tugas kita bersama,” kata Made.
Sementara itu Kapten Laut (P) Sriyono selaku Danpos AL mengatakan salah satu tugas angkatan laut adalah membina potensi maritim lewat kehadiran Babin Pomal.
“Dari angkatan laut, kita punya Babin Pomal yang turut membina potensi maritim yang ada di pulau Alor. Terumbu karang dan lain sebagainya merupakan bagian dari potensi maritim,” jelas Sriyono.
Penjabat Bupati Alor Dr. Drs. Zeth Soni Libing, M.Si mengucapkan apresiasi dan terima kasih pada Pijar dan Polres Alor atas inisiatif menurunkan terumbu karang buatan di Taman Nangalala.
“Ini menjadi tugas kita bersama untuk menjaga, merawat, melestarikan alam. Untuk itu tempat wisata ini harus dijaga kebersihannya karena wisatawan akan merasa nyaman kalau spot wisata ini terawat dengan baik,” imbuhnya.
Pada kegiatan tersebut hadir pula Kepala KC Bulog Kalabahi Deny Prasetyawan, Kasat Samapta Polres Alor Iptu Warsito, Danki Brimob Kompi 4 Yon A Polda NTT Iptu Nardi Irawan, KBO Satuan Pol Air Ipda Richardus Nyomeo, SH., tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh perempuan, dan tokoh pemuda serta warga Desa Alor Besar, Desa Lewalu dan Desa Dulolong Barat. (cr19).
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Proses-penurunan-rangka-motor-sebagai-terumbu-karang-buatan.jpg)