Sabtu, 11 April 2026

Berita Alor

Hama Ulat Serang Tanaman Jagung di Desa Alor Besar

Hama Ulat Serang Tanaman Jagung di Desa Alor Besar, Kecamatan Alor Barat Laut, Kabupaten Alor. ini yang dilakukan pemerintah setempat

Penulis: Elisabeth Eklesia Mei | Editor: Adiana Ahmad
POS-KUPANG.COM/ROSALIA ANDRELA
POS-KUPANG.COM/ HAMA ULAT serang tanaman jagung di Alor Barat - Tanaman jagung milik petani terserang hama ulat di Desa Alor Besar, Kecamatan Alor Barat Laut. Kabupaten Alor. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Rosalia Andrela 

POS-KUPANG.COM, KALABAHI - Hama Ulat menyerang Tanaman Jagung di Desa Alor Besar, Kecamatan Alor Barat Laut, Kabupaten Alor.

Anwar warga Desa Alor Besar merupakan salah satu dari sekian warga, yang tanaman jagungnya diserang hama ulat

“Hama ulat bisa mengakibatkan jagung gagal tumbuh dimana kondisi jagung kerdil, daun robek atau lobang-lobang di makan ulat dan ada telur-telur ulat di sekitar pelepah jagung,” ujar Anwar Selasa, 27 Februari 2024.

Menurut Anwar Hama Ulat di kebun jagung miliknya sudah pernah digunakan obat pembasmi hama, namun jumlah hama ulat semakin bertambah.

“Kami sudah pernah lakukan pembasmian hama baik secara tradisional maupaun pembasmi yang beli di toko, namun tidak bisa menjangkau seluruh tanaman,” ungkapnya.

Baca juga: Wisata NTT , Pantai Pasir Putih di Kabupaten Belu , Pesona Alam di Perbatasan Indonesia-Timor Leste

Terkait Hama Ulat Kepala Desa Alor Besar, Sirajudin Ali, S.Pd menyampaikan pemerintah melalui UPT Pertanian Kecamatan Alor Barat Laut telah mendata lahan dan jagung yang terserang Hama Ulat

“Tahun 2024 ini masyarakat yang pertani kalau kita melihat mau di bilang gagal panen tetapi ada jagung yang tumbuh, tetapi terserang hama ulat. Hal ini menurut kami disebabkan karena hujan yang tidak menentu, kemudian panas terik. Hama ulat ini sudah dilaporkan ke UPT Pertanian Kecamatan Abal dan sudah dilakukan pendataan untuk disampaikan ke Kecamatan dan Kabupaten,” kata Ali.

Desa Alor Besar juga mengambil langkah antisipasi, lewat alokasi dana ketahanan pangan.

“Pemerintah Desa Alor Besar sudah melakkukan antisipasi lewat dana desa. Kami sediakan bibit sayur dan juga sudah masuk dalam pembahasan APBDes 2024, untuk ketahanan pangan ada bibit kacang hijau dan kacang tanah untuk menganti jagung. Musim ini berganti dan curah hujan tidak menentu jadi kami harus siap untuk antiasipasi,” pungkasnya. (cr19).

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS
 
 
 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved