Timnas Indonesia

Shin Tae-yong Akan Berada di Belanda Dua Minggu untuk Cari Pemain Keturunan Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia asal Korea Selatan itu akan berada di negeri Belanda guna mencari para pemain yang dapat memperkuat timnas.

|
Editor: Dion DB Putra
kolase-onefootball.com
Pelatih Shin Tae-yong akan ke Belanda untuk mencari pemain keturunan Indonesia. 

POS-KUPANG.COM - Ikhtiar Pelatih Shin Tae-yong untuk mendapatkan pemain keturunan Indonesia belum berakhir.

Pelatih Timnas Indonesia asal Korea Selatan itu akan berada di negeri Belanda guna mencari para pemain yang dapat memperkuat timnas.

Menurut, rencana pelatih asal Korea Selatan ini berada di Belanda selama dua pekan.

"Saya segera berangkat ke Belanda dan tinggal selama sekitar dua minggu untuk mencari para pemain keturunan (Indonesia) sekali lagi," ucapnya, dikutip dari media Korea, Best Eleven, Sabtu (24/2/2024).

"Mereka bukan pemain yang tidak memiliki darah campuran, mereka adalah pemain yang berdarah Indonesia. Kami perlu memanfaatkan pemain-pemain ini," kata Shin Tae-yong.

Sejak memimpin timnas Indonesia pada Desember 2019, Shin Tae-yong punya andil dalam memilih dan mendatangkan 7 pemain naturalisasi bagi pasukan Merah Putih.

Ketujuh pemain tersebut adalah Jordi Amat, Sandy Walsh, Shayne Pattynama, Ivar Jenner, Rafael Struick, Justin Hubner, dan Jay Idzes.

Nama-nama tersebut kecuali Jay Idzes turut memperkuat timnas Indonesia di Piala Asia 2023 bersama Marc Klok yang telah lebih dulu dinaturlisasi dan Elkan Baggott, yang memilih kewarganegaraan Indonesia.

Selain mereka, masih ada tiga nama lain yang akan menjalani proses naturalisasi yaitu Thom Haye, Ragnar Oratmangoen, dan Nathan Tjoe-A-On.

Namun, Shin Tae-yong mengakui bukan pekerjaan mudah mencari pemain keturunan sebab sebagian besar jarang mendapat menit bermain di klub.

"Mengenai pemain naturalisasi, kami akan mencari pesepak bola yang memiliki darah Indonesia. Saya pikir, ada pemain yang lebih bagus," katanya.

"Jika Anda mengamatinya, itu tidak mudah. Pemain keturunan jarang bermain untuk timnya," ucap Shin Tae-yong.

"Sebaliknya, ia lebih banyak tampil untuk tim nasional. Ini adalah pekerjaan yang cukup sulit bagi kami," ungkapnya.

Pernyataan Shin Tae-yong bukan tak berdasar. Elkan menjadi salah satu contoh pemain yang minim kurang bermain di level klub, tetapi selalu menjadi pilihan di tim nasional.

Bahkan, pelatih Bristol Rovers (klub Elkan saat ini), Matt Taylor, juga sempat menyoroti situasi tersebut. "Dia mungkin lebih banyak bermain di level internasional daripada klub, kedengarannya aneh untuk dikatakan," ucap Matt Taylor.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved