Berita NTT

Gempa Bumi Tektonik 2,8 Magnitudo Terjadi di Ruteng Manggarai

Guncangan Gempa Bumi tektonik ini dirasakan oleh warga Ruteng, namun tidak ada korban jiwa

Penulis: Robert Ropo | Editor: Edi Hayong
kolase-MKG Wilayah III Denpasar
Gempa bumi tektonik berkekuatan 2,8 magnitudo terjadi di Ruteng, Kabupaten Manggarai, Provinsi NTT pada Minggu, 11 Februari 2024 sekitar pukul 18.42 WITA. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, BORONG- Peristiwa Gempa Bumi tektonik berkekuatan 2,8 magnitudo terjadi di Ruteng, Kabupaten Manggarai, Provinsi NTT pada Minggu, 11 Februari 2024 sekitar pukul 18.42 WITA.

Guncangan Gempa Bumi tektonik ini dirasakan oleh warga Ruteng, namun tidak ada korban jiwa. 

Kepala BMKG Wilayah III Denpasar Bali, Juandito Cahyo Nugroho, SE, S.Si dalam rilis yang dikirim oleh pihak BMKG melalui group Informasi MKG Manggarai Timur dan Manggarai Timur, menerangkan, Minggu, 11 Februari 2024 pukul 18.42 WITA, di wilayah Ruteng diguncang gempa bumi tektonik.

Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini berkekuatan M=2,8. Episenter terletak pada koordinat 8,62° LS; 120,42° BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 4 km barat Ruteng Manggarai, NTT pada kedalaman 10 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar (strike slip fault).

Dampak gempa bumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Ruteng II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang). 

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

Baca juga: BMKG: Gempa Bumi Terbaru Hari Ini Guncang Nagekeo NTT, Berikut Pusat Gempa dan Kekuatannya

Baca juga: Gempa Bumi 5,2 SR Terjadi di Dekat Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Indonesia

Hasil pemodelan tsunami dengan sumber gempa bumi tektonik menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Hingga hari pukul 19.00 WITA, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).
 
BMKG juga memberikan rekomendasi kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya.

Agar menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg. (rob) 

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved