Breaking News
Rabu, 6 Mei 2026

Liga Inggris

Prediksi Liga Inggris : Chelsea dan Tottenham Memimpin Daftar Pemecatan Manajerial Liga Premier

Kurang dari dua bulan memasuki musim, Chelsea memecat manajer pemenang Liga Champions Thomas Tuchel dan menunjuk Graham Potter sebagai penggantinya

Tayang:
Penulis: Edi Hayong | Editor: Edi Hayong
kolase-chelseafc.com
Manajer Chelsea Mauricio Pochettino 

POS-KUPANG.COM- Prediksi Liga Inggris, Mauricio Pochettino kembali ke Premier League setelah empat tahun musim panas lalu untuk memimpin tim Chelsea yang tertindas.

Pria berusia 51 tahun itu menggantikan bos sementara Frank Lampard menyusul hasil terburuk klub di abad ke-21.

Chelsea finis di urutan ke-12 Liga Premier musim lalu, dengan tiga manajer berbeda gagal membangkitkan skuad yang berkinerja buruk selama tahun perdana Todd Boehly memimpin.

Boehly memanfaatkan pengasingan Roman Abramovich untuk membeli tim di Stamford Bridge pada Mei 2022 dan sejak itu telah menginvestasikan €1 miliar untuk merekrut pemain baru.

Namun pengeluaran besarnya sia-sia pada musim 2022/2023, sementara upaya putus asa klub untuk kembali ke jalurnya menghasilkan tiga pergantian manajer.

Kurang dari dua bulan memasuki musim, Chelsea memecat manajer pemenang Liga Champions Thomas Tuchel dan menunjuk Graham Potter sebagai penggantinya.

Terlepas dari hasil yang mengesankan di Brighton & Hove Albion, ia dibebastugaskan pada April 2023, dengan Lampard kembali sebagai manajer sementara.

Pemecatan Lampard pada akhir musim 2022/2023 menandai pemecatan Chelsea yang ke-14 dalam 32 musim di era Liga Inggris, sebuah kebiasaan yang tidak terlihat dalam sejarah kompetisi.

Baca juga: Prediksi Liga Inggris : Liverpool Pimpin Klasemen Arsenal Membuka Lebar Perburuan Gelar

Dengan tiga dari pemecatan tersebut terjadi pada masa jabatan Boehly, dapat dikatakan bahwa posisi Pochettino sama sekali tidak aman, terlepas dari desakan klub bahwa mereka menginginkan masa depan yang panjang.

Tekanan semakin meningkat pada ahli taktik asal Argentina tersebut setelah kekalahan mengecewakan 4-2 dari Wolverhampton Wanderers akhir pekan lalu, yang membuat The Blues berada di paruh bawah klasemen.

Namun kemenangan 3-1 di markas Aston Villa dalam pertandingan ulangan putaran keempat Piala FA mungkin bisa memberi kelonggaran bagi mantan manajer Tottenham Hotspur itu menjelang lawatan Chelsea ke Crystal Palace.

Mantan majikan Pochettino sudah tidak asing lagi dengan pemecatan manajer. Faktanya, dia menerima kekecewaan Daniel Levy ketika ketua Spurs memecatnya pada November 2019.

Pengusaha Inggris ini tidak menyangka bahwa dia harus melalui serangkaian pengalaman buruk dengan berbagai manajer sebelum menemukan kandidat yang tepat untuk melanjutkan pekerjaan Poch.

Hanya dalam empat tahun, Tottenham memutus kontrak enam manajer termasuk Jose Mourinho, Nuno Espirito Santo dan Antonio Conte, sebelum merekrut Ange Postecoglou musim panas lalu.

Sementara para pendahulunya berjuang untuk memenuhi ekspektasi di London, pria asal Australia ini tampil luar biasa di awal masa jabatannya.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved