Breaking News
Rabu, 8 April 2026

Berita Lembata

BPBD Lembata Ingatkan Masyarakat Waspada Bencana Saat Musim Hujan

mendorong pengaktifan posko kesiapsiagaan di desa rawan bencana yang melibatkan peran aktif masyarakat.

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/RICKO WAWO
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lembata  melalukan pertemuan lintas sektor tentang kebencanaan di Aula Kantor Bupati Lembata.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lembata mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi bencana tanah longsor, banjir, angin kencang, dan gelombang pasang yang dapat terjadi saat musim hujan.

"Waspada bencana hidrometeorologi itu, lakukan langkah antisipasi agar terhindar dari bencana," kata Kepala Pelaksana BPBD Lembata, Andris Koban di Lewoleba, Kabupaten Lembata, Kamis, 1 Februari 2024. 

BPBD Kabupaten Lembata telah melakukan identifikasi wilayah dengan kerentanan tinggi bencana hidrometeorologi dan telah meneruskan informasi itu kepada para pemangku kepentingan kebencanaan.

Ia pun meminta masyarakat agar dapat melakukan langkah antisipasi bencana, seperti pembersihan jalur air, lalu memotong dahan pohon yang mudah rapuh.

Baca juga: Tekan Pelanggaran Pemilu, Bawaslu Lembata Bersama Jajaran Ad hoc Awasi Kampaye di Nagawutung

Bagi masyarakat yang tinggal di bantaran sungai, lereng terjal atau tebing, Andris mengingatkan untuk segera melakukan evakuasi mandiri apabila hujan turun dengan intensitas lebat dan durasi lama.

Ia meminta warga yang berprofesi sebagai nelayan untuk memerhatikan kondisi cuaca maritim agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan saat melaut.

Andris juga mendorong pengaktifan posko kesiapsiagaan di desa rawan bencana yang melibatkan peran aktif masyarakat.

"Semua unsur masyarakat harus berperan aktif melakukan upaya mitigasi bencana," ucapnya.

Andris mengatakan BPBD Lembata telah melakukan komunikasi aktif terkait upaya peningkatan kesiapsiagaan terhadap bencana hidrometeorologi yang melibatkan berbagai unsur baik pemerintah daerah maupun TNI, Polri, dan komunitas penanggulangan bencana di kecamatan, kelurahan, maupun desa.

"Tidak perlu panik, namun tetap waspada," katanya mengingatkan.(*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved