Pilpres 2024

Kalau Jadi Paslon Terpilih, Prabowo-Gibran Pasti akan Merangkul Bukan Menendang

Kalau dalam Pilpres 2024 ini, Prabowo – Gibran menjadi paslon terpilih, maka pasangan ini pasti akan merangkul semua kalangan ketimbang menendang.

Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
PASTI MERANGKUL - Nusron Wahid, Sekretaris TKN Prabowo-Gibran memastikan bahwa jika Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka memenangkan Pilpres 2024, maka paslon ini pasti akan merangkul semua kalangan untuk sama-sama membangun Indonesia. 

POS-KUPANG.COM – Kalau dalam Pilpres 2024 ini, pasangan Prabowo SubiantoGibran Rakabuming Raka memenangkan hajatan demokrasi tahun ini, maka calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 1 ini dipastikan akan merangkul semua kalangan.

Bukan sebaliknya menendang atau meng-apa-kan para pihak yang dalam perhelatan akbar pesta demokrasi lima tahun ini, tampil menjadi rival politik.

Prabowo-Gibran pasti akan menyatupadukan semua komponen agar sama-sama berkiprah dalam membangun bangsa dan negara tercinta.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Gibran, Nusron Wahid menanggapi pernyataan Guntur Soekarnoputra yang menyebutkan bahwa nasib Presiden Jokowi akan dengan mudah ditentukan apabila Ganjar-Mahfud terpilih jadi presiden dan wakil presiden.

“Kalau Prabowo Gibran menang, semua tokoh yang saat ini berseberangan, termasuk Bu Mega, Pak Ganjar, Pak Mahfud, Mas Anies dan Gus Imin akan kita ajak rekonsiliasi. Tidak akan diapa-apain. Justru kita akan ajak kerjasama membangun bangsa.” kata Nusron Wahid, sebagaimana dilansir Pos-Kupang.Com, Selasa 30 Januari 2024.

Menurut Nusron, Pilpres 2024 ini hanyalah kompetisi dan setelahnya Indonesia harus bersatu kembali untuk membangun Indonesia secara bersama.

“Pak Prabowo dan Mas Gibran sadar, untuk membangun Indonesia tidak bisa sendirian, tapi butuh kebersamaan antar semua elemen bangsa. Apalagi di pihak sebelah, di partai sebelah, kan juga merupakan putra-putra terbaik bangsa.” lanjutnya.

Terkait dengan pernyataan Guntur Soekarnoputra, Nusron mengaku tidak bisa berkomentar lebih jauh.

“Itu hak beliau sebagai pribadi dan ini zaman demokrasi. Apakah pernyatan yang menyebut Presiden Jokowi itu berlebihan apa tidak, apakah pas atau tidak, biarkan rakyat Indonesia yang menilai, rakyat kita sudah cerdas kok. Kita (Prabowo Gibran) fokus pada upaya pemenangan satu putaran saja.” jelasnya.

Namun Nusron menekankan bahwa rakyat Indonesia saat ini sangat mencintai Presiden Jokowi. Hal itu terlihat baik dalam data survei maupun dari fakta-fakta yang dia temui di lapangan.

“Rakyat sangat mencintai Pak Jokowi, kepuasannya mencapai 75-80 persen. Artinya bahkan yang memilih paslon lain pun ada yang cinta terhadap Pak Jokowi. Dan kemanapun Presiden Jokowi berkunjung disambut meriah oleh rakyat.” jelasnya.

“Justru saat ini rakyat sedang bersedih, karena periode Pak Jokowi akan segera berakhir. Rakyat yang mencintai Pak Jokowi sadar betul bahwa pembangunan yang sudah ada harus dilanjutkan, dan itulah yang hari ini diusung oleh Pasangan Prabowo Gibran.” pungkas Nusron.

Begini Kata Guntur

Putra pertama Presiden Soekarno atau Bung Karno, Mohammad Guntur Soekarnoputra melontarkan pernyataan cukup keras yang ditujukan untuk Presiden Jokowi.

Guntur mengatakan, jika Ganjar Pranowo dan Mahfud MD terpilih pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 dan berkuasa di Tanah Air, maka nantinya bisa melakukan apapun terhadap Jokowi.

Adapun hal itu diungkapkan Guntur di hadapan puluhan relawan Ganjar-Mahfud di acara Rock N Roll Bersama Ganjar Pranowo dan Guntur Soekarno di Rumah Aspirasi Relawan Ganjar-Mahfud, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (29/1/2024).

Mulanya Guntur berbicara terkait ajaran Bung Karno perihal jangan menunda-nunda pekerjaan penting.

Dan salah satu hal yang dicontohkan Guntur yakni agar relawan tak menunda memenangkan Ganjar-Mahfud sebagai presiden dan wakil presiden dalam pemilihan umum (Pemilu) 14 Februari 2024 mendatang.

Menurutnya, jika Ganjar dan Mahfud terpilih sebagai presiden dan wakil presiden, maka keduanya akan memiliki hak prerogatif untuk memutuskan sesuatu.

"Kalau itu sudah tercapai kekuasaan dan dan hak prerogatif ada di Ganjar dan Mahfud MD, baru yang lain mau kita apa-apain gampang, termasuk Jokowi mau kita apain, nantilah," ujar Guntur yang disambut riuh para relawan.

Selain itu, Guntur juga menyinggung berbagai isu yang belakang menerpa eks Wali Kota Solo itu seperti terkait isu pemakzulan.

Baca juga: Temui Prabowo Subianto, Forum Masyarakat Adat Bertekad Menang Satu Putaran, Begini Kata Aida Hasan

Baca juga: Guntur: Kalau Ganjar-Mahfud Jadi Capres-Cawapres Terpilih, Nasib Jokowi Bisa Diapapin Aja

Baca juga: Anies Baswedan Beri Harapan Baru ke Rakyat Miskin, dari Soal Ekonomi Hingga Urusan Agraria

Namun, pria 79 tahun itu meminta agar relawan Ganjar-Mahfud untuk melupakan sejenak perihal adanya isu permintaan pemakzulan Jokowi dan fokus memenangkan paslon nomor urut 03.

"Yang penting sekarang menurut ajaran Bung Karno, yang penting enggak bisa ditunda-tunda menangkan dulu Ganjar dan Mahfud MD sebagai Presiden Republik Indonesia dan Wakil Presiden Republik Indonesia 2024," ujarnya. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved