Kabar Artis
Berjuang Seperti Hotman Paris, Rudy Salim Temui Ketua MPR Sampaikan Keluhan Tarif Pajak Hiburan
Sama seperti pengacara kondang Hotman Paris yang terus berjuang agar tarif Pajak Hiburan 40 - 75 persen tidak diberlakukan, begitu juga Rudy Salim.
Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Yeni Rahmawati
Pengacara kondang Hotman Paris yang juga memiliki tempat hiburan di beberapa daerah seperti Jakarta dan Bali juga keberatan soal kenaikan pajak ini.
Ia pun terus memperjuangkan agar tarif kenaikan Pajak Hiburan tidak terlalu tinggi dengan menyurati Menko Luhut.
Hotman mengatakan, idealnya tarif pajak hiburan di Indonesia berkisar di angka 5 persen saja seperti yang diterapkan negara tetangga seperti Thailand guna menarik wisatawan.
"Pajak idealnya seperti di Bangkok, 5 persen ya. Karena itu dari total gross. Ibaratnya gini loh. Pajaknya itu kan biasanya dari keuntungan dipotong biaya. Itu prinsip pajak," ujar Hotman Paris.
Bahkan suami Agustianne Marbun ini berniat untuk memindahkan semua pendapatnya ke Dubai.
2. Inul Daratista
Inul Daratista belakangan ini konsen memprotes wacana kenaikan pajak hiburan sebesar 40 hingga 75 persen.
Sebab hal itu akan memicu tempat karoke-nya gulung tikar karena keberatan dengan pajak yang dinilai terlalu tinggi.
Selain merugikan dirinya, Inul menilai akan banyak pihak yang kena imbasnya jika tempat karoke-nya gulung tikar.
"Karyawan totalnya 5000, plus mata rantai sama keluarga segala macem jadi bisa 20 sampai 25 ribu orang. Itu baru saya sendiri ya," kata Inul Daratista.
Selain itu, Inul berpendapat, pendapatan musisi dari royalti di tempat hiburan juga akan kena imbasnya.
"Bukan karyawan saja yang terkena efeknya tapi insan musik pun tidak akan dapat bukan saja royalti," ujar Inul Daratista.
Bahkan Inul tak segan-segan menantang Menteri Sandiaga Uno untuk turun langsung ke lapangan.
Ia juga menandai akun instagram Presiden Jokowi saat menolak kenaikan tarif Pajak Hiburan.
3. Ahmad Dhani
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.