Selasa, 5 Mei 2026

Prabowo-Gibran Diambang Kemenangan, Elektabilitas Melejit Pasca Debat Ketiga Pilpres

Pasangan calon presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka kini berada di ambang kemenangan. Pasangan ini lebih unggul.

Tayang:
Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
DIAMBANG KEMENANGAN – Pasangan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka disebut-sebut kini berada di ambang kemenangan, baik Pilpres 2024 berlangsung dalam satu putaran atau lebih dari satu putaran. 

POS-KUPANG.COM – Pasangan calon presiden dan wakil presiden, Prabowo SubiantoGibran Rakabuming Raka kini berada di ambang kemenangan. Elektabilitasnya melejit setelah debat ketiga capres yang berlangsung pada Minggu 7 Januari 2024 malam.

Fakta ini dibeberkan beberapa lembaga survey yang melakukan jajak pendapat seusai Komisi Pemilihan Umum RI  atau KPU RI menggelar  debat capres pada Minggu 7 Januari 2024.

Debat itu diikuti oleh tiga paslon, masing-masing Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar, berikutnya Prabowo SubiantoGibran Rakabuming Raka dan pasangan nomor urut 3, yakni Ganjar PranowoMahfud MD.

Pasca debat itu, elektabilitas paslon yang diusung Koalisi Indonesia Maju melonjak tinggi. Pasangan Prabowo-Gibran meraih angka tertinggi dari elektabilitas dua pasangan calon lainnya.

Dalam debat tersebut, calon presiden dari tiga pasangan calon tersebut, yakni Anies Baswedan, Prabowo Subianto maupun Ganjar Pranowo, saling serang satu sama lain.

Hasil analisa dan prediksi LSI Denny JA berdasarkan apa yang ditampilkan ketiga calon presiden tersebut pada saat debat capres berlangsung.

"Saya menonton dengan seksama debat yang berlangsung lebih dari 2 jam antara Anies, Prabowo dan Ganjar. Tema yang didebatkan malam itu mengenai Hubungan Internasional, Pertahanan, Keamanan dan Geopolitik.”

Sebelum membeberkan jawaban, LSI Denny JA memaparkan elektabilitas masing-masing paslin. Bahwa dalam debat capres baru-baru ini, setidaknya ada dua lembaga yang melakukan survei.

 Di ujung Desember 2023, LSI Denny JA membeberkan fakta sebagai berikut. Bahwa sebelum Debat capres yang ketiga, dukungan kepada Prabowo- Gibran sebesar 43,3persen.Sementara paslon Anies-Muhaimin 25,3 persen. Dan, Ganjar-Mahfud 22,9 persen.

Keunggulan elektabilitas pasangan Prabowo-Gibran lebih dari 17 persen dibandingkan dengan dua rivalnya, yakni Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud MD.

Data kedua dari Lembaga CSIS. Di ujung Desember 2023, lembaga ini juga mengeluarkan hasil survei, dengan angka yang mirip-mirip sekali.

Dalam survei CSIS, Prabowo- Gibran 43,7persen. Sementara pasangan Anies-Muhaimin 26,1 persen sementara pasangan Ganjar – Mahfud menorehkan 19,4 persen.

Dari hasil survey tersebut terlihat, baik LSI Denny JA maupun CSIS, hasilnya sama. Bahwa pasangan Prabowo-Gibran unggul telak pada angka 43 persen lebih.

Jarak antara Prabowo-Gibran dengan dua kompetitornya lebih dari 17 persen. Yang jadi pertanyaan, adalah mengapa antara LSI Denny JA dan CSIS hasilnya mirip?

Padahal, dua lembaga ini sama-sama membangun komunikasi mengenai elektabilitas capres. Hasilnya mirip, karena dua lembaga ini melakukan survei di momen yang sama, dengan metodologi yang SAH , yang sama.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved