Pilpres 2024
Debat Capres, Anies Baswedan Singgung Perihal Pembelian Alutsista Bekas
Anies Baswedan menganggap dana Kementerian Pertahanan (Kemenhan) tak digunakan secara optimal
POS-KUPANG.COM- Debat calon presiden (Capres) ketiga dengan tema : Pertahanan, Keamanan, Hubungan Internasional, Globalisasi, Geopolitik dan Politik Luar Negeri memunculkan pertanyaan dari para calon sangat tajam.
Pada debat ini Capres nomor urut 1, Anies Baswedan menyinggung dana yang besar di Kementerian Pertahanan (Kemenhan) dengan jumlah cukup besar namun dipakai untuk membeli alutsista bekas.
Anies Baswedan menganggap dana Kementerian Pertahanan (Kemenhan) tak digunakan secara optimal.
Ia menyebutkan, banyak sistem pertahanan Tanah Air yang kebobolan padahal punya anggaran yang begitu besar.
“Ironisnya Kementerian Pertahanan menjadi kementerian yang dibobol oleh hacker di 2023, sebuah ironi, karena itu kita ingin mengembalikan dan Rp 700 triliun anggaran kementerian pertahanan tidak bisa mempertahankan,” ujar Anies dalam debat capres kedua di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024) seperti dilansir Kompas.com.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga mengatakan bahwa kondisi ekonomi tentara berbanding terbalik dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
Baca juga: Debat Capres ke-3 Malam Ini, Pengamat: Visi Misi Politik Luar Negeri Ganjar dan Anies Lebih Spesifik
“Itu justru digunakan untuk membeli alat-alat, alutsista yang bekas di saat tentara kita lebih dari separuh tidak memiliki rumah dinas. Sementara menterinya, punya, menurut Pak Jokowi, lebih dari 340 hektar tanah di Republik ini. Ini harus diubah,” ujar Anies.
Anies juga mengkritik proyek food estate yang dikerjakan oleh Kemenhan.
Baginya, program itu perlu dihentikan karena membawa lebih banyak kerugian untuk masyarakat.
“Belum lagi food estate singkong, yang menguntungkan kroni, merusak lingkungan dan tidak menghasilkan ini harus diubah. Kami akan memulai dengan menjunjung tinggi etika, kepemimpinan yang mengandalkan data informasi kapasitas yang serius,” sebut Anies.
“Kita ingin republik ini berperan di level global, dijaga secara serius untuk rumah tangga, untuk nasional, sehingga kewibawaan kita adalah kewibawaan berdasarkan kekuatan, untuk itu kita butuh perubahan,” kata Anies.(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Capres-nomor-urut-1-Anies-Baswedan-saat-menyampaikan-visi.jpg)