Pilpres 2024
Enam Mantan Menteri dan Wamen Lontarkan Kritik Terhadap Presiden Jokowi
Setidaknya ada enam mantan anak buah Presiden Jokowi yang melontarkan kritik serta berbagi pengalaman semasa di kabinet.
POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Belakangan ini Presiden Jokowi mendapatkan kritik dari berbagai kalangan termasuk mantan anak buahnya di kabinet pemerintahan.
Para mantan menteri dan wakil menteri ( Wamen) juga mengungkapkan pengalaman mereka selama menjadi anggota kabinet Indonesia Maju.
Setidaknya ada enam mantan anak buah Presiden Jokowi yang melontarkan kritik serta berbagi pengalaman semasa di kabinet.
Seperti mantan Menteri ESDM Sudirman Said yang akhir-akhir ini ikut mengeritik Jokowi. Dia diangkat jadi Menteri ESDM oleh Jokowi mulai 27 Oktober 2014 hingga 27 Juli 2016.
Baca juga: Presiden Jokowi Kunjungi Pasar Oebobo Kota Kupang, Pantau Harga Bahan Pokok
Namun Sudirman Said terdepak dari Kabinet Jokowi-JK saat reshuffle pada 2016. Dia kini bergabung dengan Tim Pemenangan Nasional (Timnas) Anies-Muhaimin di Pilpres 2024 sebagai Co-Captain.
Pekan lalu, Sudirman Said mengaku pernah dimarahi Jokowi terkait kasus PT Freeport Indonesia yang menyeret Setya Novanto yang saat itu menjabat ketua DPR.
Ini skandal politik yang menyeret nama mantan anggota DPR Dapil NTT tersebut setelah diduga mencatut nama Presiden Jokowi untuk meminta saham PT Freeport Indonesia.
Selepas menjabat Menteri ESDM, Sudirman Said mendapat jabatan penting di Pemprov DKI Jakarta semasa kepemimpinan Guubernur Anies Baswedan.
Pada 2020, Anies Baswedan memberikan jabatan Komisaris Utama PT Food Station Tjipinang Jaya kepada Sudirman Said. Dua tahun berselang, lagi-lagi Anies mempercayakan BUMD DKI ke tangan Sudirman Said dengan memberi jabatan Komisaris Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta).
Serangan ke Presiden Jokowi juga datang dari mantan Menteri Agama Fachrul Razi. Dalam sebuah podcast, Fachrul Razi menyebut alasan di balik pencopotannya dari jabatan Menteri Agama oleh Presiden Jokowi.
Fachrul Razi menjadi Menteri Agama sejak 23 Oktober 2019 hingga digantikan Yaqut Cholil Qoumas pada 23 Desember 2020.
Fachrul mengaku jabatannya sebagai Menteri Agama dicopot beberapa hari setelah menolak pembubaran Front Pembela Islam (FPI) dalam rapat kabinet yang dipimpin Presiden Jokowi. Fachrul Razi mengatakan FPI resmi dibubarkan berselang tiga hari setelah dirinya direshuffle dari kabinet Jokowi.
Di Pilpres 2024 ini, Fachrul Razi menjadi pendukung pasangan Capres-Cawapres Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar (AMIN). Fachrul Razi tercatat sebagai anggota Dewan Penasihat Timnas AMIN.
Kemudian mantan Mendikbud Anies Baswedan. Anies dilantik jadi menteri pada 27 Oktober 2014, kemudian dicopot dalam reshuffle kabinet jilid II pada 27 Juli 2016.
Posisinya digantikan oleh kader Muhammadiyah, Muhadjir Effendy. Selesai menjabat menteri, Anies terpilih jadi Gubernur DKI Jakarta pada Pilkada 2017 lalu. Kini Anies mencalonkan presiden RI pada Pilpres 2024.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/presiden-tanam-pohon.jpg)