Rabu, 15 April 2026

Berita Kota Kupang

102 Anak Papua Kuliah di IAKN Kupang

Harun menjelaskan, program itu difokuskan hanya pada anak-anak asli Papua atau orang asli Papua. 

Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/RAY REBON
Rektor IAKN Kupang, Dr. Harun Natonis saat mewisudakan ratusan lulusan di Hotel Harper Kupang. 

POS-KUPANG.COM, KUPANG  - Sebanyak 102 mahasiswa asal Papua sementara mengenyam pendidikan atau kuliah di Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang.

"Kita di IAKN Kupang ini, ada 102 mahasiswa asal Papua. Mereka adalah mahasiswa afirmasi program pemerintah pusat melalui Kemenag RI, Dirjen Bimas Kristen," ujar Rektor IAKN Kupang, Dr. Harun Natonis, Jumat 1 Desember 2023.    

Menurut Harun, program, itu dikenal dengan program 'Afirmasi Kita Bangga Papua' dan intinya membantu anak Papua agar dapat mengenyam pendidikan tinggi.

"Jadi, program ini bertujuan untuk membantu anak-anak Papua supaya dapat mengenyam pendidikan tinggi guna peningkatan sumber daya manusia," katanya.

Baca juga: Rektor Harun Ajak Lulusan IAKN Kupang Berikan Sumbangsi Terbaik Bagi Masyarakat dan Negara

Harun menjelaskan, program itu difokuskan hanya pada anak-anak asli Papua atau orang asli Papua

"Program ini dilakukan pada tujuh perguruan tinggi keagamaan negeri di Indonesia, salah satunya adalah IAKN Kupang. Jadi kami ada 102 orang dan mereka yang angkatan pertama sudah berada di semester 7," jelasnya.

Ditanyai soal jurusan, Harun mengatakan, untuk jurusan, mahasiswa asal Papua memilih sendiri jurusan, sehingga ada yang mengambil jurusan PAUD, Pendidikan Agama Kristen atau PAK. dan lainnya. 

Sedangkan soal adaptasi dari mahasiswa Papua, ia mengakui, saat angkatan pertama memang ada kesulitan dalam beradaptasi, tetapi memasuki tahun keempat, mereka sudah beradaptasi

Baca juga: Prodi Misiologi IAKN Kupang Adakan PKM Bagi Warga Terdampak Longsor di Takari 

"Sehingga  untuk angkatan kedua dan seterusnya sudah bisa beradaptasi secara baik, karena ada senior mereka di angkatan pertama turut membimbing," ujarnya. 

Dikatakan, saat ini mahasiswa asal Papua sudah membaur dengan mahasiswa lokal termasuk masyarakat lokal di mana mereka berdomisili. 

"Intinya mereka sudah membaur dan belajar dengan kondisi di sini. Sedangkan di kampus, mereka sudah belajar secara baik tentang wawasan kebangsaan dan lainnya," kata Harun. (*) 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved