Piala Dunia U17
Erick Thohir Sebut Turnamen Piala Dunia U17 FIFA Berdampak Besar bagi Indonesia
Ketua Umum PSSI Erick Thohir berbicara tentang ambisinya untuk sepak bola Indonesia dan dampak dari Piala Dunia U17 FIFA
Penulis: Edi Hayong | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM- Laga Piala Dunia U17 2023 kini memasuki babak final dimana Dua negara sudah dipastikan lolos ke babak final Piala Dunia U17 2023, yakni Timnas Jerman dan Timnas Prancis.
Terkait dengan laga kelas dunia ini Ketua Umum PSSI Erick Thohir berbicara tentang ambisinya untuk sepak bola Indonesia dan dampak dari Piala Dunia U17 FIFA.
Ketika Indonesia diumumkan sebagai tuan rumah Piala Dunia U17, Erick Thohir melihatnya sebagai kesempatan emas untuk mengembangkan olahraga ini di Indonesia.
Ajang ini merupakan turnamen FIFA pertama yang diselenggarakan di Indonesia dan pertama kalinya Piala Dunia U-17 FIFA diselenggarakan di Asia Tenggara.
Meskipun memiliki populasi terbesar keempat di dunia dan sepak bola adalah olahraga nomor satu, Indonesia belum pernah tampil di turnamen FIFA.
Setelah tampil di Piala Dunia FIFA ketiga pada tahun 1938 sebagai Hindia Belanda, butuh waktu 41 tahun bagi Indonesia untuk lolos untuk kedua kalinya, ketika mereka berhasil mencapai Piala Dunia FIFA U-20 pada tahun 1979.
Baca juga: Jadwal Piala Dunia U17 2023 : Erick Thohir Sebut Laga Final Jerman VS Prancis Tontonan Berkelas
"Enam bulan yang lalu, FIFA bertanya kepada saya apakah Indonesia tertarik untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 FIFA. Ini adalah sebuah kehormatan bagi saya sebagai individu, tetapi juga merupakan hal yang luar biasa bagi Indonesia jika kita bisa menjadi tuan rumah Piala Dunia, terutama karena sepak bola Indonesia sedang dalam masa transformasi," ujar Erick.
"Membawa Piala Dunia U-17 FIFA ke Indonesia adalah langkah bagi kami untuk mulai membenahi sepak bola Indonesia, di mana kami menunjukkan kepada dunia bahwa kami memiliki fasilitas yang baik: tidak hanya lapangan latihan, tetapi juga stadion, penduduk, keramahan, hotel dan sebagainya," tutur Erick.
Meskipun Indonesia memiliki fasilitas yang baik - termasuk empat stadion yang mengesankan - waktu lima bulan masih merupakan waktu yang singkat untuk mempersiapkan sebuah turnamen internasional, setelah Peru harus membatalkan diri.
Erick Thohir, yang pernah menjabat sebagai chairman Inter Milan selama enam tahun dan juga merupakan salah satu pemilik DC United, bekerja sama dengan FIFA untuk memastikan turnamen ini berjalan dengan sukses.
"Prosesnya melibatkan banyak negosiasi dengan FIFA dan kami telah bekerja sama sejak awal, terutama dalam mempersiapkan infrastruktur seperti lapangan latihan dan stadion," jelas Erick.
"Pada akhirnya, infrastruktur kami melebihi ekspektasi. Ini adalah sesuatu yang bisa kami tunjukkan kepada dunia: bahwa kami serius membangun sepak bola di Indonesia," lanjutnya.
Baca juga: Pemain Argentina Teratas Daftar Top Skor Piala Dunia U17 2023, Agustin Ruberto Nomor 1
Dengan fasilitas berkualitas tinggi dan pengalaman yang luas dalam manajemen olahraga sebagai konsekuensi dari menjadi tuan rumah acara ini, bangsa ini sekarang memiliki landasan untuk bercita-cita mencapai hal-hal yang lebih besar dan lebih baik.
"Piala Dunia U-17 FIFA telah memberikan dampak yang besar dan merupakan langkah yang baik bagi Indonesia," katanya.
Menurutnya, untuk membangun tim nasional, harus mengembangkan sistem pembinaan usia muda dan turnamen ini telah membuka mata masyarakat Indonesia, menunjukkan kualitas negara-negara lain dibandingkan dengan Indonesia.
"Kita harus sangat serius dalam membangun pondasi sepak bola sejak dini," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Ketua-Umum-PSSI-Erick-Thohir-berbicara-tentang-ambisinya.jpg)