Pilpres 2024
Absen dari Undangan Muhammadiyah di Surabaya, Gibran Pilih Ikut Acara Guru NU di Pondok Pesantren
Gibran Rakabuming Raka cawapres pendamping Prabowo Subianto pada Pilpres 2024, terpaksa absen dari acara yang digelar PP Muhammadiyah di Surabaya.
Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM – Gibran Rakabuming Raka, cawapres yang mendampingi Prabowo Subianto pada Pilpres 2024, terpaksa absen dari acara yang digelar PP Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Surabaya pada Jumat 24 November 2024 kemarin.
Putra Sulung Presiden Jokowi itu tak menghadiri acara tersebut, karena harus menghadiri undangan dari Persatuan Guru Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Mojokerto, Jawa Timur.
Alasan tentang ketidakhadiran Gibran pada acara PP Muhammadiyah di Surabaya tersebut, diungkapkan Nusron Wahid yang juga Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Nusron Wahid mengatakan bahwa Gibran tidak bisa menghadiri acara dialog terbuka yang diselenggarakan PP Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Surabaya, karena pada saat yang sama harus memenuhi undangan dari PP Persatuan Guru NU di Mojokerto.
Dalam acara dialog terbuka yang digelar PP Muhammadiyah di Surabaya tersebut, panitia mengundang juga Prabowo dan Gibran agar bersama-sama hadir dalam acara yang digelar sekitar pukul 09.00 WIB.
Akan tetapi, katanya, pasangan Prabowo-Gibran itu telah lebih dahulu berbagi tugas untuk merespon pelbagai undangan, termasuk dalam dua acara penting yang digelar di tempat yang berbeda tersebut.
Untuk itu, Prabowo menghadiri Dialog Terbuka Muhammadiyah Bersama Calon Pemimpin Bangsa di Surabaya. Sementara Gibran menghadiri acara PP Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) di Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Mojokerto, Jawa Timur.
“NU dan Muhammadiyah itu komponen penting dalam lanskap Islam rahmatan lil alamin di Indonesia, sehingga tidak mungkin dinafikan satu sama lain," ujar Nusron ketika dimintai konfirmasi, Jumat 24 November 2023.
Menurut Nusron, pembagian tugas ini adalah hal yang harus dilakukan oleh Prabowo dan Gibran. Pasalnya, kedua acara Muhammadiyah dan NU itu sama-sama penting.
Nusron lantas meminta maaf kepada masyarakat atas ketidakhadiran Gibran di acara Muhammadiyah nanti.
“Mohon maaf kepada masyarakat yang ingin keduanya hadir bersamaan. Tetapi, bagi kami, dua acara ini sama pentingnya dan pembagian tugas ini adalah jalan tengahnya,” kata Nusron.
Sebelumnya, kabar ketidakhadiran Gibran di acara dialog Muhammadiyah diumumkan oleh Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu'ti melalui unggahan di akun X-nya (dulu Twitter) pada Kamis 23 November 2023.
Baca juga: Elektabitas Prabowo Capai 60 Persen, Golkar Sumba Timur Optimis Menang
Baca juga: Prabowo-Gibran Terus Diserang, Nurul Arifin: Biar Aja, Makin Diserang Makin Populer
“Saya mendapat informasi dari Mas Nusron Wahid sore ini. Mas @gibran_tweet tidak bisa menghadiri undangan Dialog Publik PP. Muhammadiyah dengan Capres-cawapres di @umsby, Jumat 24 November pukul 09.00-11.00. Dialog hanya akan dihadiri oleh Pak @prabowo," cuit Mu'ti. (*)
Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.