Piala Soeratin 2023
Piala Soeratin 2023, Wisatawan Asal Belanda Nonton PSN Ngada vs Persematim, Suka Jersey Orange
Suasana di Stadion benar - benar riuh. Luar biasa. Orang - orang di stadion juga ramah. Kami senang bisa ada di sin
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Rosalina Woso
Persematim hanya membutuhkan waktu enam menit untuk menyamakan kedudukan. Mereka mendapatkan momen mencetak gol melalui umpan tendangan penjuru.
Heribertus Hermawan, yang berdiri tanpa pengawalan, berhasil menyundul bola ke dalam gawang dan membuat pendukung PSN Ngada terdiam. Skor berubah menjadi 1 - 1.
Pasca gol Heribertus, riuh suara pendukung PSN Ngada Stadion Lebijaga mulai redup, kecuali kelompok suporter yang terorganisir yakni Bolonga Boys dan Ultras Ngada, masih bernyanyi dengan iringan dentuman drum. Skor 1 - 1 bertahan hingga jeda.
Babak kedua, PSN Ngada kembali menekan Persematim yang mulai bermain aman dengan sesekali melakukan counter attack. Rapatnya barisan pertahanan Persematim membuat pendukung PSN Ngada frustasi.
Ketakutan akan 'mitos' bahwa PSN Ngada tidak pernah juara di kandang membuncah, ketika wasir Abdul Syukur meniup peluit berakhirnya pertandingan babak kedua. Pertandingan dilanjutkan ke babak extra time.
Babak pertama extra time lagi - lagi berakhir tanpa gol, membuat pendukung PSN Ngada kian cemas.
"Kenapa sepi sekali ee" teriak salah satu pendukung PSN Ngada dari tribun penonton sebelah utara. Namun di dalam lapangan, anak - anak PSN Ngada tetap berjuang sekuat tenaga demi mendapatkan momen mencetak gol.
Di menit - menit akhir babak kedua extra time, Yohanes Toy akhirnya membuat pendukung PSN Ngada kembali bersorak dan melompat ria.
Pemain bernomor punggung 10 itu, menuntaskan kemelut di mulut gawang Persematim dengan shooting keras kaki kanan dan berbuah gol. PSN Ngada memimpin 2 - 1 atas Persematim Manggarai Timur.
Meski kalah dan gagal melaju ke final Soeratin Cup Ngada, para pemain Persematim nampak mampu menahan emosi. Sebelum meninggal lapangan, mereka meluangkan waktu untuk menyapa kelompok suporter dan pendukung PSN Ngada.
Edward Irwin Luruh, pelatih Persematim mengatakan, timnya menerima dengan lapang dada kekalahan dari PSN Ngada. "Hari ini adalah pertandingan terbaik kami. Kami menerima dengan lapang dada kekalahan ini," ujar Edward. (orc).
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.