Piala Soeratin 2023
Piala Soeratin : BMU Alor Pantar Klub Debutan Asprov PSSI NTT yang Menggila di Soeratin Cup Ngada
Saat ini BMU Alor Pantar sedang menjadi perhatian pecinta sepak bola di Nusa Tenggara Timur.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Albert Aquinaldo
POS-KUPANG.COM, BAJAWA - Perhelatan Piala Soeratin 2023 di Bajawa Ibu Kota Kabupaten Ngada mencuat nama klub BMU Alor Pantar yang merupakan klub debutan Asprov PSSI NTT.
Tergabung dalam Grup D bersama Perseftim Flores Timur, Persebata Lembata, Perse Ende yang sudah 'makan asam garam' di dunia sepak bola tidak membuat tim
BMU Alor Pantar ciut nyali.
Saat ini BMU Alor Pantar sedang menjadi perhatian pecinta sepak bola di Nusa Tenggara Timur.
Pasalnya, salah satu klub calon anggota Asprov PSSI NTT itu tampil cukup mengejutkan pada dua turnamen sepak bola yang diselenggarakan Asprov PSSI NTT yakni El Tari Memorial Cup Rote Ndao dan Soeratin Cup Ngada tahun 2023.
Pada gelaran El Tari Memorial Cup Rote Ndao, BMU Alor senior berhasil menggagalkan laju juara El Tari Memorial Cup Lembata tahun 2022 di babak 16 besar El Tari Memorial Cup Rote Ndao dengan skor 2-0.
Di babak 8 besar, langkah BMU Alor dihentikan sesama calon anggota Asprov PSSI NTT, BMP Flores Timur dengan skor 2-1.
Baca juga: Piala Soeratin 2023 : Perseftim Angkat Koper Persebata Melaju ke Babak 16 Besar Dengan Dramatis
Baca juga: Piala Soeratin 2023 : Tekuk Perserond Rote Ndao Skor 0-1 Persewa Waingapu Melaju ke 16 Besar
Di Soeratin Cup Ngada, BMU Alor yang berada satu grup bersama Perse Ende dan dua tim Lamaholot lainnya yakni Perseftim Flores Timur dan Persebata Lembata.
Laga fase grup diselesaikan dengan sempurna BMU Alor dengan memenangkan tiga laga fase grup dan memimpin klasemen grup D dengan sembilan poin.
Sekolah Sepak Bola (SSB) BMU Alor
Klub yang berasal dari Sekolah Sepak Bola (SSB) ini didirikan pada September 2017 silam.
Setahun setelah didirikan, BMU Alor mengikuti Danone Cup U-12 Region NTT di Kupang dan berhasil mencapai laga final dan berhadapan dengan Bintang Timur FC Atambua dan BMU Alor keluar sebagai runner up.
Tim yang sama yang bermain di Danone Cup U-12 itu yang saat ini sebagian besarnya kami bawa di Soeratin Cup U-17 Ngada ini.
"Karena kami adalah sebuah klub dengan keterbatasan dengan kemampuan semampu kami, walaupun pembinaannya berjenjang, walaupun ada halangan-halangan seperti tidak adanya kompetisi namun anak-anak-anak ini semangat terus untuk berlatih dengan kondisi di Alor yang minim kompetisi," ungkap Dibayer Pakro, Sekertaris BMU Alor yang juga merupakan pelatih kiper, Sabtu, 4 November 2023 di Bajawa, Kabupaten Ngada.
Baca juga: Persematim U-17 Manggarai Timur Dipastikan Lolos ke Babak 16 Besar Piala Soeratin 2023
SSB BMU Alor melakukan pembinaan sejak usia dini yakni dimulai dari usia 8 tahun, 11 tahun, 12 tahun bahkan yang sudah alumni yang berusia 17 tahun masih melakukan latihan bersama di SSB BMU Alor.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.