Berita Sikka

Disdikbud Provinsi NTT Gelar Gerakan Seniman Masuk Sekolah di Sikka

Kegiatan tersebut dibuka dengan pemukul gong oleh Plt Sekda Sikka Robert Ray yang disaksikan Kepala bidang kebudayaan Dinas pendidikan dan Kebudayaan

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/ARNOLD WELIANTO
FOTO BERSAMA - Pemerintah provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Dinas pendidikan dan Kebudayaan provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) foto bersama saat menggelar kegiatan gerakan seniman masuk sekolah (GSMS) yang berlangsung di gedung Sikka Convention Center (SCC) Kota Maumere, Sabtu 14 Oktober 2023. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Arnold Welianto

POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar kegiatan Gerakan Seniman Masuk Sekolah atau GSMS yang berlangsung di gedung Sikka Convention Center (SCC) Kota Maumere, Sabtu 14 Oktober 2023.

Kegiatan tersebut dibuka dengan pemukul gong oleh Plt Sekda Sikka Robert Ray yang disaksikan Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Eldisius Angi, Koordinator Pengawas (Korwas) Pendidikan Menengah (Dikmen) Kabupaten Sikka, Drs. Mikael D. Maran, M.Pd bersama pengurus, delapan kepala sekolah SMA/SMK dan peserta Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS).

Kegiatan GSMS melibatkan delapan sekolah SMA/SMK yang berjumlah 120 orang dan melibatkan seniman pengajar delapan orang yang merupakan tokoh masyarakat, pemerhati budaya, dan guru seni.

Baca juga: Lahan Satu Hektar Lebih di Kepiketik Sikka Terbakar

Delapan sekolah SMA/SMK tersebut antara lain, SMAS Katolik Alvares Paga, SMK St Fransiskus Xaverius Maumere, SMK Santo Gabriel Maumere, SMA Santo Petrus Kewapante, SMA Negeri II Maumere,SMKS Santo Thomas Maumere, SMAS Sinto Gabriel Maumere, SMKS Yohanes XXIII Maumere.

Kegiatan GSMS tahun 2023 meliputi pelatihan yang dilakukan oleh seniman pengajar dan dampingan asisten pengajar kepada siswa di 8 sekolah dalam kurung waktu 19 kali pertemuan dan evaluasi hasil pelatihan oleh 8 sekolah yang telah dibina oleh seniman pengajar.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sekaligus ketua panitia GSMS Eldisius Angi mengatakan, kegiatan tersebut bermaksud membantu dan memfasilitasi untuk menghadirkan seniman untuk dapat menginspirasi dan memenuhi pendidikan anak seutuhnya dalam rangka membangun iklim sekolah yang menyenangkan, mengasyikkan,mencerdaskan dan menguatkan.

Baca juga: Perselisihan Anggota Polres Sikka dan Anggota TNI AD Sudah Diselesaikan

Menurutnya kegiatan tersebut bertujuan untuk menumbuhkan minat bakat peserta didik di bidang seni budaya, menjalin kerjasama dan sinergi antar sekolah dengan seniman, membentuk karakter dan membangun sikap kreatif, apresiatif, inovatif terhadap peserta didik, meningkatkan ekosistem sekolah yang berbudaya dan melestarikan seni sebagai bagian dari objek kemajuan budaya.

"Kegiatan GSMS diharapkan dapat menciptakan warga sekolah yang dapat mengapresiasi seni budaya yang ada di masyarakat. Selain itu, GSMS juga diharapkan dapat menjangkau daerah-daerah yang ada di Nusa Tenggara Timur (NTT)," ujarnya.

Baca juga: Dandim 1603/Sikka Minta Anggota yang Lagi Cuti Tetap Ikuti Aturan

Sementara itu, Korwas Dikmen Kabupaten Sikka, Drs. Mikael D. Maran, M.Pd dalam sambutannya mengatakan kegiatan GSMS mempunyai dampak yang sangat luas sehingga ia mengharapkan kepada kepala satuan pendidikan yang mengikuti program gerakan GSMS tentunya harus terus melakukan pelatihan agar menghasilkan paket-paket program seni dari berbagai bidang seni.

"Kepada kepala satuan pendidikan penerima program dan sudah berlatih selama 19 kali pertemuan disaat yang lalu semoga harus diteruskan, lalu meneruskannya tidak hanya latihan saja tetapi harus menghasilkan paket-paket program seni dari berbagai bidang seni," ujarnya.

Dengan demikian, dilanjutkan dengan pembentukan komunitas atau kelompok seni kemudian didaftarkan atau memperoleh legalitas sebagai komunitas seni disetiap satuan pendidikan dengan tujuan kedepannya dapat mengisi suatu event atau kegiatan di masyarakat saat ini. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lain di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved