Selasa, 5 Mei 2026

KKB Papua

Kombatan KKB Papua Bicarakan Kasus Pembakaran: Kami Sudah Peringatkan, Kenapa Masih Melawan?

Kombatan KKB Papua, Arnoldus Janzen Kocu angkat bicara mengenai tindakan pembakaran yang selama ini dilakukan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata.

Tayang:
Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
SUDAH PERINGATKAN – Kombatan TPNPB Sorng Raya, Arnoldus Yanzen Kocu angkat bicara soal insiden demi insiden yang terjadi di Tanah Papua selama ini. Ia juga menyinggung soal tindakan pembakaran yang sering dilakukan KKB Papua. 

POS-KUPANG.COM – Kombatan KKB Papua, Arnoldus Janzen Kocu angkat bicara mengenai tindakan pembakaran yang selama ini dilakukan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata di daerah bergolak tersebut.

Berbekal senjata api di tangan dan diapiti pasukan elit TPNPB ( Tentara Nasional Pembebasan Papua Barat ), pria berambut gondrong itu melontarkan pernyataan yang menyalahkan para prajurit TNI Polri.

Dengan nada bicara yang menantang, dia menyebutkan bahwa selama ini TPNPB-OPM telah berulang kali mengeluarkan peringatan agar TNI Polri jangan datang lagi ke Tanah Papua dan melakukan apa pun di daerah ini.

Akan tetapi, katanya, peringatan itu tidak digubris.  TNI Polri malah terus menerjunkan pasukan dan melakukan semua aktivitas termasuk pembangunan. Padahal itu sudah dilarang oleh pasukan TPNPB-OPM.

“TNI Polri itu kombatan. Kami juga kombatan. Kamu laki-laki, kami juga laki-laki. Kami punya musuh adalah teroris Indonesia,” ucap Arnoldus Janzen Kocu dalam kabar terbaru yang diviralkan lagi di media sosial.

Ia juga menyinggung soal aksi pembakaran pelbagai fasilitas yang dilakukan oleh anggota KKB Papua di pelbagai wilayah di Papua, termasuk Sorong Raya.

“Kami sudah kasih tahu lewat pernyataan kami di beberapa kesempatan, bahwa tidak boleh ada kegiatan pembangunan yang dilakukan pemerintah di Tanah Papua ini. Peringatan ini sudah kami kasih tahu,” ujarnya dalam nada tak bersahabat.

Baca juga: Pasca Diberondong KKB Papua di Pegunungan Bintang, Trigana Air Tutup Rute Jayapura-Oksibil

“Kami juga sudah kasih tahu tidak boleh datang ke tanah kami ini, tapi kalau melawan ya kami tembak. Kami sudah tembak mati banyak kombatan TNI,” ucap Arnoldus Jazen Kocu dalam pernyataannya yang sampai sekarang masih viral di media sosial.

Kocu merupakan komandan operasional TPNPB-OPM alias KKB Papua di wilayah Sorong Raya. Ia merupakan salah satu orang kepercayaan Panglima Nasional TPNPB-OPM, Kodap IV Sorong Raya, Brigjen Dedimus dan Wakil Panglima, Zakarias Faten.

Saat melakukan operasi penyerangan,  Arnoldus Yanzen Kocu senantiasa didampingi pasukan elit TPNPB. Bersama orang-orang pilihan itulah dia menuturkan bahwa pernah menembak mati beberapa kombatan TNI Polri di Papua.

Salah satu bukti penyerangan kelompok separatis tersebut adalah serangan yang menewaskan beberapa prajurit TNI Polri, dalam insiden yang terjadi di Bukit Tepuk, Kampung Jenggernok, Distrik Gome, Kabupaten Puncak beberapa waktu lalu.

Dalam penyerangan yang dilakukannya bersama pasukan elit TPNPB-OPM tersebut, dua prajurit TNI ditembak mati dan tiga lainnya terluka kritis. Bahkan kendaraan operasional yang digunakan TNI pun dihajar.

Dalam pernyataannya yang masih viral di jagat maya itu, Arnoldus Yanzen Kocu selalu menyebutkan bahwa prajurit TNI Polri merupakan teroris. “Musuh utama kami adalah teroris NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia),” ujarnya.

Mengenai insiden penembakan lima prajurit TNI Polri di Bukit Tepuk, Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Kocu lagi-lagi menyebutkan bahwa pihaknya bertanggung jawab atas kejadian itu.

“Kami yang tembak teroris (prajurit TNI Polri) itu. Kami ini pelakunya. Kami tentara pembebasan, kami bertanggung jawab atas kejadian itu. Kami juga sudah kasih peringatan tapi teroris Indonesia melawan. Kalau datang, kami tembak,” ujar Kocu dalam nada yang tetap tidak bersahabat.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved