KKB Papua
Pasca Diberondong KKB Papua di Pegunungan Bintang, Trigana Air Tutup Rute Jayapura-Oksibil
Pasca diberondong Kelompok Kriminal Bersenjata saat sedang terbang melintas di wilayah Distrik Serambakon, pesawat tigana tutup rite ke Oksibil
Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM – Pasca diberondong Kelompok Kriminal Bersenjata saat sedang terbang melintas di wilayah Distrik Serambakon, sampai sekarang Manajemen Trigana Air masih menutup penerbangan untuk rute Jayapura-Oksibil di Kabupaten Pegunungan Bintang.
Penghentian penerbangan tersebut dengan alasan mendasar, yakni masalah keamanan dan keselamatan penerbangan. Penghentian penerbangan ini hingga batas waktu yang tidak ditentukan.
Hal tersebut disampaikan Deputy Area Manager Papua Trigana Air Ahmad Irwan Rochendi. “Jadi, rute penerbangan Jayapura-Oksibin (pp) dihentikan sementara waktu,” ujarnya kepada awak media sebagaimana dilansir Pos-Kupang.Com, Jumat 29 September 2023.
Dikatakannya, penerbangan untuk rute tersebut dilakukan saat insiden penembakan terjadi pada Selasa 19 September 2023. Saat itu Trigana Air terkena tembakan di bagian lambung pesawat.
Atas fakta tersebut, kata Ahmad Irwan Rochendi, manajemen Trigana Air terpaksa memutuskan untuk menghentikan sementara penerbangan ke rute Jayapura-Oksibil.
Untuk diketahui, saat ini Kelompok Kriminal Bersenjata di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, menjadi ancaman serius bagi kepentingan layanan transportasi udara.
Pasalnya, demi menunjukkan eksistensi kelompoknya, KKB Papua pimpinan Ananias Atimimin tersebut melakukan tindakan brutal sesuka hati, termasuk memborbardir
pesawat Trigana Air.
Dengan demikian, kelompok kriminalis tersebut menjadi ancaman serius bagi keamanan di wilayah itu. Karena tindakannya sulit diprediksi padahal sangat membehayakan keselamatan bagi pihak lain.
Menurut Ahmad Irwan Rochendi, sejak menghentikan sementara penerbangan ke Oksibil pada Selasa 19 September 2023 sampai dengan saat ini, pihaknya masih menunggu status safety clearance untuk membuka kembali penerbangan Jayapura-Oksibil.
"Jadi kita masih menunggu hasil rapat di Oksibil. Bila tim safety menyatakan aman maka kami akan menjadwalkan kembali penerbangan ke kawasan itu," kata Ahmad Irwan Rochendi di Sentani, Jayapura.
Untuk diketahui, selama ini Trigana Air mengoperasikan dua armadanya untuk melayani rute penerbangan dari dan ke Oksibil, Ibu Kota Kabupaten Pegunungan Bintang.
Dari dua pesawat yang dioperasikan tersebut, satu di antaranya pesawat penumpang dan satunya lagi pesawat kargo. Untuk armada pengangkut penumpang, pesawat tersebut berkapasitas 45 orang.
Menurut Kepala UPBU ( Unit Pengelola Bandar Udara ) Oksibil, Agus Hadi, sampai saat ini Trigana Air belum melayani penerbangan ke Oksibil.
Sementara saat ini, Bandara Oksibil hanya melayani penerbangan pesawat berbadan kecil yang terbang dari Tanah Merah.
Sebelumnya diberitakan, KKB Papua Pegunungan Bintang, menyerang prajurit TNI polri saat dengan melakukan patroli di Distrik Serambakon. Peristiwa itu terjadi pada Senin 18 September 2023.
Dalam insiden tersebut, satu prajurit atas nama Briptu Rudi Agung Ashari gugur. Ia terkena tembakan sehingga tak bisa diselamatkan. Rudi Agung Ashari merupakan anggota brimob Sulawesi Utara.
KKB Papua juga membakar sejumlah kios di Pasar Yapimakot. Alasan pembakarannya, adalah kios-kios itu digunakan TNI Polri untuk memata-matai pergerakkan KKB Papua.
Baca juga: Pasca Ditembak Anggota KKB Papua, Trigana Air Hentikan Penerbangan ke Pegunungan Bintang
Selain itu, KKB Papua juga menembak dua warga sipil, yakni seorang perempuan bernama Regina dan seorang pria bernama Yonas. Keduanya ditembak setelah pulang dari rumah duka.
Gara-gara aksi brutal KKB Papua itu, kedua korban pun terpaksa dirawat intensif di RSUD Oksibil. Saat ini kondisi korban berangsur-angsur pulih sehingga sudah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing. (*)
Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.