Liga 1

Stadion Gelora Bung Tomo Disteril Laga Persebaya vs Arema FC Terancam Batal

GBT memang tidak dipilih menjadi venue semifinal dan final. Namun,stadion kebanggaan warga Surabaya itu yang terbaik di antara venue Piala Dunia U17

Editor: Edi Hayong
dok-Persebaya.id
DISKUSI- Christian, Ketua rombongan FIFA berdiskusi dengan Direktur Persebaya Candra Wahyudi dan Waketum PSSI Rati Tisha pada 29 Agustus di GBT. 

POS-KUPANG.COM- Jelang Piala Dunia U17, muncul surat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau Kementrian PUPR yang menyatakan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) harus Steril sampai usainya Piala Dunia U-17 pada awal Desember nanti.
 
Padahal, persiapan menuju pertandingan Persebaya vs Arema FC sudah separo jalan yang bakal digelar pada 23 September 2023 nanti.

Mulai dari rapat koordinasi dengan jajaran kepolisian Surabaya hingga aksi kampanye positif Bonek agar jalannya laga di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) berjalan aman dan lancar.

Namun dengan munculnya surat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau Kementrian PUPR ini maka laga yang memasuki pekan ke 13 inipun terancam batal.

Seperti dilansir melalui laman persebaya.id, adapun alasannya, GBT dan juga stadion-stadion lain yang menjadi venue Piala Dunia U17 harus direnovasi tetapi renovasi apa tidak jelas dan kapan mulai renovasinya pun juga tidak tertera di surat

Surat PUPR itu tertanggal 15 September dan langsung berlaku di hari yang sama. Padahal, Persis Solo masih bisa menjamu PSIS Semarang di Stadion Manahan pada 16 September 2023 lalu.

Gelaran Piala Dunia U17 tersaji 10 November sampai 2 Desember 2023. GBT menjadi salah satu venue bersama Manahan (Solo), Si Jalak Harupat (Bandung), dan Jakarta Internasional Stadium (JIS).

Baca juga: Prediksi Liga 1, Status Uston Nawawi Sebagai Pelatih Persebaya Surabaya Terbentur Regulasi

Baca juga: Hasil Liga 1 2023/2024, Persebaya Surabaya Kartu Mati Hadapi Tuan Rumah PSS Sleman

Artinya, masih ada waktu lebih dari 50 hari menuju kick-off. Kalaupun ada yang harus direnovasi, rasanya masih cukup waktu.

GBT memang tidak dipilih menjadi venue semifinal dan final. Namun, stadion kebanggaan warga Surabaya itu adalah yang terbaik di antara venue Piala Dunia U17 lainnya.

Hasil risk assessment mabes Polri pada 3 Maret 2023 memberikan nilai 89,02 persen. Sangat baik! Artinya, GBT bisa menjadi venue pertandingan dengan kapasitas 100 persen penonton.

Inspeksi tim dari FIFA pada 29 Agustus lalu juga meneguhkan kesiapan GBT sebagai venue Piala Dunia U17. Pemaparan dari aspek keamanan, media, hospitality, hingga kualitas lapangan menegaskan bahwa GBT baik-baik saja.

Sangat siap untuk menjadi penggung timnas Indonesia yang berlaga di Piala Dunia U17. Kalaupun harus ada renovasi tambahan, sifatnya minor.

Hanya hal-hal kecil untuk merapikan keadaan.Tidak memakan waktu lama dan bisa dilakukan ketika Persebaya tidak bermain di GBT.

Lantas, mengapa GBT harus steril dua bulan jelang kick-off Piala Dunia U-17? Ini seperti memaksa Persebaya terusir dari Surabaya.

Baca juga: Hasil Liga 1 2023/2024, Juara Bertahan PSM Makassar Ditekuk Persebaya Surabaya 1-0

Keluarnya surat PUPR yang sangat mendadak membuat status pertandingan Persebaya vs Arema FC menjadi ngambang. Padahal, sekali lagi, persiapan sudah lebih dari separo jalan. Tidak bisa serta-merta pertandingan itu dibatalkan.

Pemerintah, PSSI, dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator Liga 1 harus bijaksana. Rencana renovasi GBT seperti yang tertera dalam surat PUPR sungguh tidak jelas.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved