Berita Alor
PLN Hadir di Kabupaten Alor, Tiga Desa Akhirnya Dialiri Listrik
Pembangunan jaringan listrik ke daerah 3T (Terdepan, Tertinggal dan Terluar) terus diupayakan demi mewujudkan energi berkeadilan.
POS-KUPANG.COM - Tiga desa di Kabupaten Alor akhirnya terbebas dari kegelapan setelah hadirnya listrik PLN di wilayah tersebut setelah penantian sejak lama.
Tiga desa tersebut diantaranya Desa Margeta dan Desa Manatang Kecamatan Alor Barat Daya, serta Desa Halerman Dusun II Kecamatan Alor Barat Daya.
Penyalaan perdana listrik di desa tersebut dilakukan Sabtu 12 Agustus 2023 bertempat di Kantor Desa Manatang.
Pembangunan jaringan listrik ke daerah 3T (Terdepan, Tertinggal dan Terluar) terus diupayakan demi mewujudkan energi berkeadilan.
Baca juga: Di Forum ASEAN-Indo-Pacific, Dirut PLN Suarakan Kolaborasi Global Wujudkan Transisi Energi
Dalam momen kemerdekaan, sinergi PLN unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan Kupang bersama unit Layanan Pelanggan Kalabahi telah berhasil menuntaskan pekerjaan jaringan listrik. Dan saat ini sebanyak 159 pelanggan telah menikmati penggunaan listrik PLN
Kepala Desa Manatang, Isak Benyamin Plaikol mengucapkan terima kasih kepada PLN karena listrik telah masuk ke Desa Manatang.
“Akhirnya, kami sudah merasakan apa itu merdeka untuk saat ini, dengan hadirnya listrik dari PLN sudah memberikan kami harapan untuk menjalani hidup kedepannya lebih baik, karena selama ini tanpa listrik di desa ini, aktifitas kami serba terbatas, semoga menjadi titik awal bagi kemajuan di desa kami” ungkap Isak.
Baca juga: AIPF Dibuka Presiden, PLN Paparkan Green Enabling Supergrid hingga Rampungnya PLTS Terapung Cirata
Kebahagiaan juga dirasakan oleh warga Desa Halerman Dusun II, Jemirus Klakik Dalam aktivitasnya sebagai ketua RW mengatakan.
“Puji syukur kepada Tuhan, dan terima kasih kepada PLN NTT akhirnya kerinduan akan adanya listrik sudah terjawab. Malam ini kami sudah bisa terang dengan listrik PLN, anak-anak kami sudah bisa belajar malam tanpa lampu pelita lagi," ucapnya.
Dalam melistriki di daerah 3T tidak terlepas dengan tantangan geografis dan infrastruktur jalan yang cukup ekstrim. Hingga saat ini, rasio desa berlistrik (RDB) di Kabupaten Alor telah mencapai 85,14 persen dan rasio elektrifasi (RE) telah mencapai 91,24 % . Sedangkan untuk Provinsi NTT RDB sudah mencapai 93,35