Kuliner NTT
Kuliner NTT Makan Kacang Hijau Hopo Deng Gula Sabu Simbol Kejantanan Lelaki, Inga Sabu Sabu
Kuliner NTT Makan Kacang Hijau Hopo Deng Gula Sabu Simbol Kejantanan Lelaki, Inga Sabu Sabu
Penulis: Ferry Ndoen | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Wartawan Pos-Kupang.Com, Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM - Sahabat kuliner ntt yang berbahagia, kali ini sonde ada makan enak atau pola makan enak yang beta tampilkan di tulisan ini.
Untuk tulisan kali ini makan sehat dan makan sehat, beta mau ajak bapa mama dong untuk rajin makan bubur kacang hijau.
Ternyata simbol kacang hijau punya makna mendalam untuk urusan adat atau saat pinangan bagi lelaki ato pria asal Pulau Sabu ato yang tinggal di Pulau Sabu (Hawu).
Beta tadi malam baru pi ikut acara pinangan Lelaki ato pria berdarah Sabu campuran Ambon -Belanda.
Tepatnya, di Kelurahan Fatufeto, Kota kupang.
Anak dari tuan Andy Brand, domisili di wilayah Kelurahan Fatufeto, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, Rabu 6 September 2023 sore.
Tepatnya acara pinangan anak Erens William Brand, A.Md dan Nona Dwi Janari Mada Indah Wielawa, SH di Kelurahan Fatufeto.
Dalam acara itu, para orangtua melaksanakan adat pelagandong karen lelaki berdarah Ambon Belanda.
Namun juga dilaksanakan acara adat, makan kacang hijau dan gula Sabu yang disuapi orangtua kepada kedua mempelai.
Acara suap kacang hijau mentah dan hopo gula Sabu oleh orangtua sebagai simbol keperkasaan.
Simbol adat bahwa pria atau lelaki sudah mampu menghidupi sang istri tercinta saat menempuh bahtera rumah tangga.
Untuk itu sesi tulisan kuliner ntt kali ini beta sonde buatkan menu khusus makan enak dan pola makan sehat
Tapi beta mau buat tulisan mama Nita yang berjualan bubur kacang hijau.
Ini kacang hijau dari Pulau Sabu sehingga sangat gurih, dibanding kecang hijau asalPulau Jawa.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.