Liga 1
Hasil Liga 1 2023/2024, Pemain Kelahiran Timor Leste Ini Jadi Momok Buat Tim-Tim Liga 1
Gali Freitas yang juga pemain Timnas U23 Timor Leste merupakan winger PSIS Semarang kini menjadi momok baru bagi tim-tim Liga 1
POS-KUPANG.COM- Hasil Liga 1 2023/2024 kompetisi BRI Liga 1 tengah memasuki pekan ke 11 dimana laga terakhir saling berhadapan PSIS Semarang bentrok dengan Bali United.
Dalam laga ini PSIS Semarang menang tipis 2-1 atas Bali United dan salah satu gol dicetak Gali Freitas, pemain kelahiran Timor Leste.
Gali Freitas yang juga pemain Timnas U23 Timor Leste merupakan winger PSIS Semarang kini menjadi momok baru bagi tim-tim Liga 1.
Di musim perdananya, pria kelahiran Dili ini sudah mencatatkan torehan yang luar biasa.
Ia sudah membukukan lima gol dan tiga assist dari 10 laga yang ia mainkan bersama PSIS Semarang.
Dengan torehan itu, ia menjadi pemain ASEAN paling gacor di Liga 1 musim ini.
Pria bernama lengkap Paulo Domingos Gali da Costa Freitas ini adalah pemain muda kebanggaan Timor Leste. Pada 2019, Gali menjadi pencetak gol terbanyak di Piala AFF U-16, dengan torehan tujuh gol.
Pun sejak usianya masih 14 tahun, ia sudah membela timnas negaranya saat Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia.
Pemain yang berposisi sebagai winger ini juga bahkan pernah membawa Dili FC, klub lamanya sebelum bergabung ke Laskar Mahesa Jenar, memenangi Liga Timor Leste.
Namun, siapa sangka pemain yang paling rajin dibicarakan akhir-akhir ini sebelumnya justru adalah pemain yang kerap diremehkan.
Sebelum direkrut PSIS, tim agen Gali Freitas sempat kesulitan mempromosikannya ke tim-tim Liga 1. Banyak tim yang menolaknya bahkan sebelum melihat kemampuan winger tersebut.
“Kami tawarkan ke hampir semua tim, mereka lebih tertarik pemain yang mixed dari Filipina, Malaysia, Singapura, dan Thailand,” ungkap Aggy Eka Ressy, agen Gali Freitas, dikutip dari Tribun Jateng.
Baca juga: Hasil Liga 1 2023/2024, Pemain Persebaya Catur Pamungkas Kancing Stefano Lilipaly Mati Kutu
Baca juga: Hasil Liga 1 2023/2024,Tersaji Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI Buat Klub BRI Liga 1
“Ketika kami tawarkan nama Gali, tapi respons klub-klub saat itu kurang positif, mengingat timnas Timor Leste peringkatnya di bawah jauh,” tambah Aggy.
Untungnya, ia kemudian bertemu Yoyok Sukawi, CEO PSIS Semarang. Yoyok tertarik dengan kemampuan yang dimiliki Gali dan segera menyodorkannya kontrak untuk berseragam PSIS.
Sontak keputusan ini membuat banyak kalangan heran. Sebab banyak tim yang memilih pemain-pemain dari Filipina atau negara dengan catatan bagus lain untuk mengisi slot ASEAN.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.