Berita Kota Kupang
Pesan Penjabat Wali Kota Kupang ke ASN dan PTT
serta menandatangani surat tidak lagi dengan cara manual, sehingga semua pekerjaan ke depan bisa berjalan lebih lancar.
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Penjabat Wali Kota Kupang Fahrensy P Funay memberi pesan bagi aparatur sipil negara atau ASN dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) tentang berbagai hal.
Pesan disampaikan Fahrensy Funay saat memimpin apel awal bulan September bersama seluruh ASN dan PTT lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, di lapangan upacara Kantor Wali Kota Kupang, Senin 4 September 2023.
Fahrensy Funay menyampaikan rasa syukur karena Pemkot Kupang menerima penghargaan dari Presiden Republik Indonesia sebagai Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) kota Indeks Harga Konsumen (IHK) terbaik tahun 2022.
Ia mengatakan capaian ini merupakan kerja keras dari para pemimpin terdahulu yakni Jefri Riwu Kore dan George Hadjoh, serta semua unsur stakeholder terkait yang tergabung dalam TPID Kota Kupang. Capaian itu akan terus melanjutkan keberhasilan ini demi kesejahteraan masyarakat Kota Kupang.
Baca juga: PT SMF Bangun 18 Unit Rumah Bagi Warga di Kota Kupang
Terkait disiplin ASN dan PTT dalam setiap kegiatan, ia meminta tiap pimpinan OPD dapat bertindak dengan tegas terhadap pegawai yang tidak mengindahkan setiap instruksi pimpinan terkait kehadiran dalam setiap kegiatan.
Sebagai contoh, kata Fahrensy Funay, setiap hari Jumat akan diawali kegiatan dengan senam dan dilanjutkan dengan kerja bakti pada waktu sore hari sekitar satu jam sebelum waktu pulang kantor.
Dia pun meminta Plh Sekda agar melakukan absensi terhadap pegawai yang melaksanakan kerja bakti. Daftar hadir itu lalu dilaporkan ke dirinya.
“Berkaitan dengan pembayaran TPP saya minta kepada BKPPD dan BKAD untuk segera melaporkan progres pencairan TPP. Buat daftar perangkat daerah yang sudah dan belum dibayarkan dan untuk tim kerja yang berkaitan dengan pencairan TPP agar dibuatkan kajian untuk rencana pencairan sisa TPP yang belum dibayar,” ujarnya.
Selanjutnya Penjabat Wali Kota meminta Kadis Kominfo untuk segera membuat aplikasi E-Office guna kepentingan tanda tangan elektronik dan disposisi.
Melalui aplikasi tersebut Penjabat Wali Kota bisa mendisposisi surat kepada Sekda dan Asisten, serta menandatangani surat tidak lagi dengan cara manual, sehingga semua pekerjaan ke depan bisa berjalan lebih lancar.
Baca juga: Suami Tikam Istri di Batuplat Kota Kupang Saat Hadiri Ibadah
Selain itu, Fahrensy P Funay mengapresiasi Dinas Kominfo Kota Kupang karena dengan adanya kolaborasi antara Dinas Kominfo, stakeholder di Kota Kupang dan Pemprov Jawa Barat sehingga melalui aplikasi Kota Kabas Hoax, Kota Kupang menjadi mitra penanggulangan hoax Jabar Saber Hoaks dari Pemprov Jabar.
Untuk itu, Fahrensy Funay meminta setiap pimpinan OPD dapat terus berinovasi dan berkolaborasi, baik secara internal maupun eksternal.
Penyampaian lain yang diutarakan Fahrensy Funay berkaitan dengan penyelesaian penyusunan RKPD murni 2024 maupun RKPD perubahan 2023. Sehingga BKAD dapat menyusun KUA-PPAS 2024 maupun KUA-PPAS perubahan 2023 agar penyerahan dokumen persidangan dapat dipercepat. (fan)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Penjabat-Wali-Kota-Kupang-Fahrensy-P-Funay-memberi-pesan.jpg)