Berita Manggarai

Bupati Manggarai Sebut Proyek Geothermal Poco Leok Terus Berjalan 

Bupati Hery menyebut, Surat Keputusan (SK) Penetapan Lokasi (Penlok) tidak serta merta dibatalkan dengan pernyataan lisan. 

Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/CHARLES ABAR
Bupati Manggarai Herybertus Nabit saat ditemui awak media di lobi Kantor DPRD Manggarai Senin 5 Agustus 2023 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM,Charles Abar 

POS-KUPANG.COM,RUTENG - Aktifitas pengembangan PLTP Ulumbu Unit 5-6  di Poco Leok sempat dihentikan sementara pasca aksi unjuk rasa warga beberapa waktu yang lalu.

Pada kesempatan itu Wakil Bupati Manggarai Heri Ngabut menjawab masyarakat dengan meminta pihak PLN untuk hentikan sementara aktifitas di Poco Leok sambil menunggu keputusan lebih lanjut.

Menaggapi hal itu, Bupati Manggarai Herybertus Nabit menegaskan menghentikan aktiftas PLN di Poco Leok bukan sebuah pilihan. 

Bupati Hery menyebut, Surat Keputusan (SK) Penetapan Lokasi (Penlok) tidak serta merta dibatalkan dengan pernyataan lisan. 

"SK Penlok itu tidak bisa dibatalkan oleh pernyataan lisan, saya kira tidak. Dalam administrasi negara kita tidak bisa begitu, aktifitas PLN tetap bisa berjalan," tegas Hery Nabit, kepada awak media usai gelar rapat bersama DPRD, Senin 5 Agustus 2023

Baca juga: Pengembangan PLTP Ulumbu 5-6 Poco Leok, PLN Gelar Diskusi dengan Keuskupan Ruteng

Sementara terkait dengan beberapa tuntutan yang dilayangkan oleh masyarakat beberapa waktu yang lalu  lanjut Bupati Hery, pemerintah terus membuka ruang diskusi.

Kendati demikian, kegiatan di lapangan tetap berjalan, misalnya sekarang sudah ada penetapan lokasi. BPN juga sudah turun lapangan, menetapkan batas- batas.

Bupati juga menjamin masyarakat yang tidak berdampak secara langsung di area welpred akan terus dibangun komunikasi.

Ruang komunikasi terus dibuka oleh Pemkab Manggarai dengan membangun komunikasi yang setara antara masyarakat dengan pemerintahan.

"Jangan langsung datang dengan bilang pokoknya tidak. Kesediaan komunikasi juga perlu. Jangan seolah-olah kami tidak mau berkomunikasi dengan Pemkab, lalu kalian komunikasi dengan siapa," terang Hery Nabit. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved