Kuliner NTT
Kuliner NTT,Bupati Kupang Sonde Ada Uang,Cuma Mampu Makan Nasi Putih dan Saus di Rumah Makan Padang
Kuliner NTT,Bupati Kupang Sonde Ada Uang,Cuma Mampu Makan Nasi Putih dan Saus di Rumah Makan Padang
Penulis: Ferry Ndoen | Editor: Ferry Ndoen
Jadi sampe di warung makan di Desa Tarus, sambil pesan ikan panggang, pak Bupati Kupang, Paul Lawa Rihi bacarita banyak deng katong wartawan di sebuah meja makan panjang di atas lopo. Tarus ini masuk wilayah Kecamatan Kupang Tengah
Pak Bupati Lawa Rihi bilang, beta masih inga saat masih hidup susah dan masa susah dan beta belum jadi bupati.
Kolonel Paul Lawa Rihi lalu berkisah, dia pernah suatu waktu sonde ada uang di saku.
Untuk mensiasati bagaimana sehingga dia bisa makan enak dan bisa eksis serta bisa hemat, maka seorang Paul Lawa Rihi mulai berpikir dan putar otak.
Bupati Lawa Rihi ini tinggal di daerah Oepura, Kupang saat masa kecilnya hingga remaja, dan Paul Lawa Rihi lanjut ke sekolah Secapa (Sekolah Calon Perwira AD) dari NTT, se Angkatan dengan Kolonel (Inf) SK Lerik (alm) (Walikota-Kupang).
Bupati Kupang lalu berkisah.... karena su lapar maka dia pun beranikan diri masuk ke sebuah Rumah Makan (RM) Padang.
Nah... biasanya di RM Padang, saat orang masuk ke ruangan, maka petugas akan mengeluarkan aneka menu makanan terbaiknya.
Mulai dari ayam panggang, ayam goreng, sop buntut, ikan goreng, ikan saus, paru goreng, ayam kremes, Udang, cumi dan aneka makan khasPadang lainnya.
Bupati Paul Lawa Rihi yang saat itu ju takuju liat aneka makanan yang begitu banyak antre di atas meja... dikeluarkan petugas RM Padang.
Tapi saat itu karena lapar, sementara di saku sonde ada uang, almarhum Paul Lawa Rihi lalu mulai berpikir dan mulai putar otak namun makan deng penuh percaya diri.
Dengan muka yang agak garang, karena memang wajah Kolonel Paul Lawa Riji agak garang dan temperamen agak tegas.
Almarhum lalu mulai makan nasi Padang sambil ingatan tetap pada saku baju dan saku celanannya yang sonde ada uang.
Lalu... almarhum Paul Lawa Rihi... cuma ambil nasi putih dan saus kuning RM Padang lalu dia tuangkan di atas nasi putih yang masih panas panas.
Setelah makan nasi puti deng lauk cuma bumbu kuning yang disiram di atas nasi putih, almarhum makan deng lahapnya sampe kenyang.
Setelah sudah kenyang, petugas rumah maka (RM) Padang lalu datang hitung ame ini makanan di atas meja panjang yang disantap almarhum Paul Lawa Rihi.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.