Rabu, 22 April 2026

Berita Sabu Raijua

Rektor UKWA Kupang Lepas 6000 Bibit Ikan Lele di Sabu Raijua

melalui gereja itu pembinaan spiritualitas dan semangat untuk berkembang bahwa kita tidak dihukum oleh Tuhan berada di Sabu

Penulis: Jevon Agripa Dupe | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/JEVON AGRIPA DUPE
PELEPASAN - Rekor Universitas Kristen Artha Wacana.(UKAW) Dr. Ir. Ayub Meko, MSi, bersama Wakil Bupati Sabu Raijua Yohanis Uly Kale,Amd.,S.Pd, Sekertaris Daerah Sabu Raijua Septenius Bule Logo, Lurah Mebba Sjali Adriana Thome dan Mahasiswa Kegiatan Belajar dan Pendampingan Masyarakat (KBPM), melepas 6000 Ikan Lele di Kabupaten Sabu Raijua,  Selasa 18 Juli 2023. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Jevon Agripa Dupe

POS-KUPANG.COM, SEBA - Rekor Universitas Kristen Artha Wacana atau Rektor UKAW Dr. Ir. Ayub Meko, MSi, bersama Wakil Bupati Sabu Raijua, Yohanis Uly Kale,Amd.,S.Pd melepas 6000 Ikan Lele di Kabupaten Sabu Raijua,  Selasa 18 Juli 2023.

Pelepasa ikan Lele juga dihadiri Sekertaris Daerah Sabu Raijua Septenius Bule Logo, Lurah Mebba Sjali Adriana Thome dan Mahasiswa Kegiatan Belajar dan Pendampingan Masyarakat (KBPM)

Saat diwawancarai Ayub menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kosumsi pangan di kabupaten Sabu Raijua.

”Budidaya lele ini sebenarnya kita mendukung pemerintah dalam meningkatkan konsumsi pangan bergizi protein. Karena itu melalui kegiatan ini kita harapkan untuk ketersediaan bahan baku untuk makanan bergizi,” ucapnya.

Baca juga: Karyawan Bank NTT Cabang Sabu Raijua Bersihkan Pasar Nataga

Selain itu  Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan itu juga menyampaikan bahwa terdapat 3000 lele yang dilepas untuk persiapam sidang sinode GMIT ke 35 di Kabupaten Sabu Raijua.

”Titik ini nanti 3.000 ekor untuk kepentingan persiapan mendukung kegiatan sidang sinode yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober kedepan,” ungkapnya.

Ia juga menerangkan bahwa terdapat 1 kelurahan dan 5 desa yang mendapatkan lele tersebut.

”Masing-masing Desa Kelurahan kita beri 500 ekor yaitu Kelurahan Mebba kemudian Desa Raedewa, kemudian Desa Depe , kemudian Desa Ledeana, Raenyale, dan Desa Raekore,” jelasnya.

Lebih lanjut Ayub  juga menyampaikan Potensi keunikan Pariwisata di Sabu Raijua, dapat meninkat produkfitas masyarakat dibidang kuliner.

“Kelaba Madja itu tidak ada di dunia itu unik dan karena itu kalau banyak orang menyaksikan yang kita dukung sebenarnya untuk kegiatan-kegiatan atraktif kemudian kegiatan untuk kuliner. Jadi kegiatan olahan ikan kemarin juga kita dorong untuk mendukung kuliner. Sehingga sektor jasa lingkungan itu mendukung produktivitas masyarakat,” Jelasnya.

Pada kesempatan tersebut Ayub juga mengajak agar Generasi mudah Sabu Raijua dapat terus mengembangkan diri melalui pendidikan.

Baca juga: Upaya Perbaikan Iklim Investasi Pemkab Sabu Raijua Adakan Seminar LKPM

“Sekarang generasi muda tidak boleh merasa kecil hati. Pendidikan itu harus dikerjakan dengan baik, pendidikan bermutu dan banyak orang harus mendapatkan kesempatan kemudian melalui gereja itu pembinaan spiritualitas dan semangat untuk berkembang bahwa kita tidak dihukum oleh Tuhan berada di Sabu. Tetapi kita ini berada di tempat yang sangat disiapkan oleh Tuhan untuk kita tetapi kitanya belum belajar dan  menemukan apa maksud Tuhan dengan tempat yang ada,” Ungkapnya.

Wakil Bupati Sabu Raijua Yohanis Uly Kale,Amd.,S.Pd berharap ikan lele tesebut dapat terus dikembangkan oleh kelompok penerima ikan tersebut.

”Kami pemda Sabu Raijua sangat berterimakasih dengan pemberian 6000 ikan Lele ini sesuatu yang luar biasa. kami berharap ikan yang ada dapat dibibitkan untuk dikembangkan, sehingga tidak dipanen sekalian dan langsung habis,” harapnya .(cr22)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved