Berita Kota Kupang
Pelaku Pariwisata Ikut Bimtek Konten dan Fotografi Digital
Ia juga menyitir data dari Yougov yang dikutip facebook for business bahwa penggunaan media sosial naik hingga 38 persen selama pandemi Covid-19.
Penulis: Paul Burin | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Para pelaku pariwisata di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang Strategi Komunikasi Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melalui Penguatan Konten dan Fotografi di Hotel Aston Kupang, Selasa, 18 Juli 2023 pukul 14.00 Wita.
Kegiatan ini digelar oleh Direktorat Komunikasi Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Bekerja Sama dengan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Para peserta sebanyak 65 orang.
Ketika membuka kegiatan ini Anggota DPR RI, Drs. Jacky Uly, M. Hum, mengatakan bahwa pelatihan ini penting memberi penguatan kepada peserta untuk selalu kreatif dalam membuat atau memproduksi konten dan foto yang bagus. Konten dan foto yang selalu menarik minat konsumen.
Baca juga: Dinas Pariwisata Lakukan Gladi Bersih Jelang Even Visit Alor 2023
"Ini merupakan tuntutan pada era digital ini. Saya percaya, para peserta yang rata-rata anak muda ini akan menekuni pekerjaan ini dan membawa hasil yang maksimal," kata mantan Kapolda NTT ini.
Menurut anggota Komisi III DPR RI ini, NTT dengan potensi pariwisata yang kaya patut diperkenalkan kepada dunia luar. Mengenalkan secara terus-menerus dengan konten dan angle foto yang menarik. Dengan demikian dapat menarik minat wisatawan baik domestik maupun mancanegara untuk berkunjung.
Ia juga menyitir data dari Yougov yang dikutip facebook for business bahwa penggunaan media sosial naik hingga 38 persen selama pandemi Covid-19.
Baca juga: Anggota Komisi III DPR RI Jacky Uly, Persilahkan Masyarakat Gugat KHUP Baru
Angka yang tinggi ini selayaknya ditangkap sebagai peluang bagi pelaku usaha untuk melakukan digitalisasi. Karena itu kata Jacky, para pelaku ekonomi kreatif segera memasuki ekosistim digital atau go online.
"Pemerintah menargetkan pada 2024 terdapat 31 juta industri kreatif yang masuk pada ekosistim itu," kata lelaki asal Pulau Sabu ini. Ia menegaskan, ketika memasuki ekosistim digital pelaku ekonomi kreatif harus memiliki modal kreativitas selain selalu memerbarui ide.
Sedangkan Koordinator Perencanaan dan Keuangan, Analisis Anggaran Ahli Muda Kemenpar dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata Ekonomi Kreatif RI, Elgy Andrian mengatakan, Bimtek ini menjadi sungguh penting di era digital ini. NTT yang kaya akan berbagai potensi pariwisata dan ekonomi ini bakal memberi manfaat jika ditatakelola dengan profesional.
Baca juga: Perkuat Kolaborasi, Dinas Pariwisata NTT dan Pemkab Alor Bahas Strategi Pariwisata
Andrian juga mengatakan, media digital punya kekuatan yang sangat besar. Saat ini dunia digital sangat masif. Dari jumlah penduduk Indonesia sebanyak 276 juta jiwa, sebanyak 353 juta orang yang memiliki handphone. Artinya kata dia, rata-rata tiap tiap orang memiliki lebih dari satu handphone.
Dari jumlah penduduk itu sebanyak 167 juta jiwa yang aktif bermedia. Jika demikian kata dia, peluang pasar digital sangat besar dikembangkan. Tinggal saja bagaimana mengemas konten dan foto secara profesional.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dr. Zet Sony Libing M.Si menjelaskan secara rinci tentang potensi pariwisata dan ekonomi kreatif di NTT. Doktor Sony mengatakan potensi ini harus memberikan manfaat secara maksimal bagi kesejahteraan masyarakat di daerah ini.
Ia mengharapkan peserta dapat memanfaatkan momentum ini untuk menimba ilmu dan mempraktikannya.
Doktor Sony mengatakan, daerah ini punya rumah adat, punya tarian, nyanyian, 278 motif tenunan yang berbeda-beda dan masih banyak kekayaan lainnya.
Di Alor dan mungkin satu-satunya di dunia, masyarakat dapat memanggil ikan duyun yang entah berada di titik mana untuk hadir dan menjadi tontonan yang menghibur. "Jika ikan duyun saja kami orang Alor bisa panggil, apalagi memanggil nona-nona," guraunya. (pol)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/anggota-DPR-RI-Komisi-III.jpg)