Reshuffle Kabinet
Mantan Anggota Dewan Pers Dilantik Jadi Wakil Menteri Kominfo, Ini Sosoknya
Mantan anggota Dewan Pers, Nezar Patria dilantik Presiden Jokowi menjadi Wakil Menteri Kominfo, mendampingi Budi Arie Setiadi sebagai Menkominfo.
POS-KUPANG.COM - Mantan anggota Dewan Pers, Nezar Patria dilantik Presiden Jokowi menjadi Wakil Menteri Kominfo, mendampingi Budi Arie Setiadi. Budi Arie Setiadi dilantik menjadi Menkominfo menggantikan Johnny G Plate yang kini sedang diproseshukumkan dalam kasus pembangunan BTS-se-Indonesia yang merugikan negara Rp 8,3 triliun.
Sebelumnya, Budi Arie Setiadi dipercayakan Presiden Jokowi untuk mengemban tugas sebagai Wakil Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.
Sementara Wakil Menkominfo dipercayakan pada Nezar Patria, yang sebelumnya mengemban tugas sebagai anggota Dewan Pers.
Pelantikan kedua pejabat tersebut berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Senin 17 Juli 2023. Dengan demikian, maka saat ini pemerintah sudah memiliki pejabat definitip untuk institusi Kementerian Komunikasi dan Informatika itu.
Untuk diketahui, pelantikan menteri Kominfo itu dilakukan setelah menggelinding cukup lama wacana tentang Presiden Jokowi melakukan reshuffle kabinet.
Turut dilantik pula Pahala Mansury untuk mengemban tugas sebagai Wakil Menteri Luar Negeri.
Kursi Wakil Menteri BUMN II yang sebelumnya diisi Pahala Mansury diganti oleh Dubes AS Rosan P. Roeslani.
Jokowi juga melantik Saiful Rahmat Dasuki sebagai Wakil Menteri Agama menggantikan Zainut Tauhid.
Daftar menteri dan wakil menteri serta pejabat tinggi Istana Presiden yang dilantik Presiden Jokowi pagi ini.
Pelantikan menteri dan wakil menteri ini sesuai Keputusan Presiden Nomor 62P/tahun 2023 tentang pengangkatan Menteri komunikasi dan informatika kabinet Indonesia maju 2019-2024 dan keputusan presiden 32N/tahun 2023 tentang pemberhentian dan pengangkatan kabinet Indonesia Maju.
Presiden mengambil sumpah jabatan Budi Arie dan pejabat lainnya sebagai menteri dan Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju untuk sisa masa jabatan periode tahun 2019-2024.
“Saya bersumpah/berjanji bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara."
"Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,” ucap Presiden mendiktekan sumpah jabatan."
Rombak Menteri Indonesia Maju
Untuk diketahui, hari ini 17 Juli 2023, Presiden Jokowi melakukan perombakan. Berdasarkan penanggalan Jawa, hari ini adalah Senin wage.
Jika reshuffle kabinet dilakukan hari ini maka di luar kebiasaan Presiden Jokowi kerap merombak kabinet di Rabu pon.
Deputi Bidang Protokoll, Pers, dan Media Sekertariat Presiden Bey Machmudin dalam keterangan tertulis, Minggu 16 Juli 2023 malam, membenarkan pelaksanaan reshuffle kabinet pagi ini.
"Untuk jabatan apa dan siapa yang akan dilantik, kita lihat besok bersama di Istana Negara," kata Bey.
Informasi yang diperoleh Tribunnews.com, Jokowi akan melantik Menteri dan Wakil Menteri (Wamen) di sejumlah pos kementerian.
Mulai dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Kementerian Agama (Kemenag), hingga Kementerian Badan Usaha Milik Negara (Kemen BUMN).
Kabarnya salah satu yang akan dilantik oleh Presiden Jokowi adalah Ketua Umum Kelompok Relawan Pro Jokowi (Projo), Budi Arie Setiadi.
Budi Arie saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Wamendes-PDTT), dan dikabarkan akan menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo).
"Kami menunggu pengumuman dari Presiden. Karena itu adalah hak prerogatif Presiden," kata Budi Arie.
Saat ini, posisi Menteri Komunikasi dan Informatika masih diisi oleh Mahfud MD sebagai pelaksana tugas (Plt) Menkominfo.
Mahfud MD ditunjuk sebagai pengganti sementara setelah Johnny G Plate dinonaktifkan karena menjadi terdakwa dalam kasus pengadaan menara base transceiver station (BTS) 4G.
Baca juga: Relawan Ganjar Pranowo Sikka Deklarasi Dukung Ganjar di Pilpres 2024
Riwayat Reshuffle Kabinet Jokowi
Selama pemerintahannya sejak 2014, Presiden Jokowi telah beberapa kali melakukan reshuffle kabinet. Umumnya, reshuffle kabinet itu dilakukan pada setiap hari Rabu.
Di bawah ini, riwayat reshuffle kabinet Jokowi yang dirangkun Tribunnews dari berbagai sumber:
1. Reshuffle Pertama, Rabu 12 Agustus 2015
Jokowi melakukan reshuffle untuk pertama kalinya saat belum genap satu tahun menjabat sebagai presiden.
Yakni, pada Rabu, 12 Agustus 2015.
Kala itu, pada Kabinet Kerja ada tujuh posisi pejabat yang dirombak.
Luhut Binsar Pandjaitan diangkat sebagai Menko Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam), menggantikan Tedjo Edhy Purdijatno.
Teten Masduki diangkat sebagai Kepala Staf Kepresidenan menggantikan Luhut Binsar Pandjaitan.
Darmin Nasution mantan Gubernur Bank Indonesia diangkat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, menggantikan Sofyan Djalil.
Sofyan Djalil diangkat sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, menggantikan Andrinof Chaniago.
Rizal Ramli diangkat sebagai Menko Bidang Kemaritiman, menggantikan Indroyono Susilo.
Thomas Lembong mantan pejabat Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), diangkat sebagai Menteri Perdagangan menggantikan Rachmat Gobel.
Pramono Anung diangkat sebagai Sekretaris Kabinet, menggantikan Andi Widjajanto.
2. Reshuffle Kedua, Rabu 27 Juli 2016
Setelah setahun reshuffle pertama, Jokowi kembali melakukan perombakan pada kabinetnya.
Reshuffle kabinet kedua kalinya ini dilakukan pada Rabu, 27 Juli 2016.
Kala itu Jokowi merombak 14 posisi menteri.
Saat ini pula Jokowi pertama kalinya mengangkat pengurus partai ke dalam jajaran kabinetnya.
Setelah perombakan kedua, komposisi menteri pria/wanita menjadi 33 banding 9.
Selama delapan tahun pemerintahan Presiden Jokowi, ia telah beberapa kali melakukan reshuffle kabinet.
3. Reshuffle Ketiga, Rabu 17 Januari 2018
Dua tahun setelahnya, Jokowi kembali merombak jajaran menteri pada Rabu, 17 Januari 2018.
Kali ketiga reshuffle ini, Jokowi tak banyak melakukan perubahan pada kabinetnya.
Dikutip dari Kompas.com, saat itu, Jokowi hanya merombak satu posisi menteri dan satu kepala lembaga.
Ia hanya merombak beberapa lantaran Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengundurkan diri dari kabinet setelah maju dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur.
Idrus Marham diangkat menjadi Menteri Sosial menggantikan Khofifah Indar Parawansa.
Moeldoko diangkat menjadi Kepala Staf Kepresidenan menggantikan Teten Masduki yang ditugaskan sebagai Koordinator Staf Khusus Presiden.
4. Reshuffle Keempat, Rabu 15 Agustus 2018
Masih ditahun yang sama, Jokowi kembali melakukan reshuffle jajaran Kabinet Kerja pada Rabu, 15 Agustus 2018.
Reshuffle keempat merupakan perombakan terakhir di Kabinet Kerja periode pertama Presiden Jokowi.
Syafruddin diangkat menjadi Menteri PAN-RB menggantikan Asman Abnur. Asman Abnur merupakan politisi Partai Amanat Nasional (PAN) yang mundur dari barisan koalisi pendukung pemerintahan Jokowi-JK.
Agus Gumiwang mengantikan posisi Idrus Marham sebagai Menteri Sosial lantaran terjerat kasus korupsi PLTU Riau.
5. Reshuffle Kelima, Rabu 23 Desember 2020
Berjalan satu tahun setelah periode kedua pemerintahannya, Jokowi kembali merombak kabinetnya yang dinamain Kabinet Indonesia Maju.
Reshuffle itu dilakukan pada Rabu, 23 Oktober 2019. Kala itu, ada enam menteri baru yang dilantik.
Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya diangkat sebagai Menteri Sosial menggantikan Juliari Batubara.
Sandiaga Uno, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta dilantik menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggantikan Wishnutama Kusubandio.
Budi Gunadi Sadikin yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri BUMN digeser menjadi Menteri Kesehatan dan menggantikan Terawan Agus Putranto.
Menteri Agama yang sebelumnya diisi oleh Fachrul Razi diganti oleh Yaqut Cholil Qoumas, Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor.
Wahyu Sakti Trenggono diangkat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan menggantikan Edhy Prabowo yang terjerat kasus korupsi benih lobster.
Muhammad Lutfi diangkat sebagai Menteri Perdagangan, menggantikan Agus Suparmanto. (*)
6. Reshuffle Keenam, Rabu 28 April 2021
Empat bulan berselang, Jokowi kembali merombak susunan kabinetnya.\ Jokowi Rombak Dua Posisi Menterii.
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia diangkat sebagai Menteri Investasi.
Nadiem Makarim diangkat sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek).
7. Reshuffle Ketujuh, Rabu 15 Juni 2022
Perombakan ulang jajaran kementerian Kabinet Indonesia Maju dilakukan pada Rabu, 15 Juni 2022.
Jokowi saat itu merombak empat jabatan di kabinetnya.
Ketum PAN Zulkifli Hasan sebagai Menteri Perdagangan menggantikan Muhammad Lufti.
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional ditempati Hadi Tjahjanto menggantikan Sofyan Djalil.
Kepala Badan Pertanahan Nasional disandang Raja Juli Antoni menggantikan Surya Tjandra.
John Wempi Wetipo sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri, serta Afriansyah Noor sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan.
Baca juga: Ray Rangkuti Sebut Reshuffle Kabinet Segera Dilakukan: Hanya Satu Menteri NasDem yang Dipertahankan
8. Reshuffle Kedelapan, Rabu 7 September 2022
Presiden Jokowi melantik Abdullah Azwar Anas sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Kabinet Indonesia Maju dalam sisa masa jabatan periode tahun 2019-2024.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilakukan di Istana Negara, Rabu 7 September. (*)
Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.