Jumat, 15 Mei 2026

Berita NTT

Richard Riwoe Siap Bangun NTT

Richard Riwoe merupakan putra asli NTT yang sukses, bukan saja membantu masyarakat melalui organisasi sosial yang dibangunnya

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Ray Rebon | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/TANGKAPAN LAYAR
Johanes Richard Riwoe, Pendiri Richard Riwoe Center. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Pendiri Richard Riwoe Center yang juga merupakan seorang pengacara, Johanes Richard Riwoe, S.H., S.T., M.A., M.H., M.A atau akrab disapa Richard Riwoe membagikan pengalamannya dalam acara Podcast Pos Kupang, Jumat 14 Juli 2023.

Richard Riwoe merupakan putra asli NTT yang sukses, bukan saja membantu masyarakat melalui organisasi sosial yang dibangunnya, namun juga dirinya merupakan seorang pengacara sekaligus pengusaha yang sukses.

Pria kelahiran Kota Kupang memulai karirnya dengan menempuh pendidikan hingga S2nya di Pulau Jawa.

Baca juga: Tiga Bakal Calon Penjabat Gubernur NTT, Dua Orang Pejabat Kementerian Koordinator

"Sejak tahun 1989 saya berangkat ke sekolah SMA di Jawa dan lanjut studi juga disana," kata Richard.

Richard yang juga pernah menjadi anggota DPRD Yogyakarta pada tahun 2004 silam ini mengungkapkan Richard Riwoe Center adalah gagasan awal untuk membantu masyarakat di pedesaan terpencil.

Dimulainya untuk membantu masyarakat melalui jiwa sosialnya pada tahun 2005. Dimana dimulainya dari pulau timor dengan melakukan pengobatan gratis kepada masyarakat.

"Saya beli obatnya di Jogja, dibawah gunakan kapal laut," ungkapnya.

Dalam momentum itu, Richard selalu didampingi istrinya dan dibantu oleh para perawat-perawat lokal.

Menurut dia, dalam proses memberikan bantuan banyak suka duka yang dialaminya bersama sang istri. Namun kata dia semua kejadian itu merupakan momentum menyenangkan karena dapat membantu masyarakat yang membutuhkan atau bantuannya tepat sasaran.

Baca juga: Pol PP Tertibkan Baliho Caleg, Elias Koa Sebut Semua Kader Hanura NTT Taat Aturan

Selain aksi sosial memberikan bantuan kesehatan, Richard pun dalam aksi lain membangun rumah, merehap rumah maupun bantuan ke sekolah-sekolah dan tempat lainnya secara sporadis.

"Waktu itu saya berikan bantuan tanpa ada pikiran untuk masuk ke dunia politik," ungkapnya.

Aksi berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan itu, putra dari tujuh bersaudara itu mengungkapkan bahwa dilanaskan dari didikan sang ayah dan kehidupan keluarganya yang sederhana atau miskin.

"Saya dulu masih kecil jualan kue dengan jalan keliling di beberapa tempat di Kota Kupang," kisahnya.

Baca juga: Tiga Bakal Calon Penjabat Gubernur NTT, Dua Orang Pejabat Kementerian Koordinator

Dikisahkan bahwa, kehidupannya itu harus menjadi motivasi kaum muda-mudi saat ini baik yang mampu, terutama dari keluarga yang tidak mampu untuk selalu berjuang atau jangan pernah menyerah untuk memulai dan mengakiri sesuatu hingga mendapatkan hasilnya.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved