Berita NTT
Amankan Penjual Detenator, 2,4 Ton Pupuk Bahan Perakitan Bom Ikan
para terduga pelaku sebagai pengangkut bahan peledak untuk dijual ke sejumlah daerah di NTT, NTB dan Sulawesi Selatan.
Penulis: Mutiara Christin Melany | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Christin Malehere
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Direktorat Polairud Polda NTT menemukan bunker di Pulau Pemana Besar, Kabupaten Sikka.
Bunker itu berisi pupuk yang akan digunakan sebagai bahan utama perakitan bom ikan.
Kepada wartawan Senin 3 Juli 2023, Dirpolairud Polda NTT Kombes Pol Nyoman Budiarja menjelaskan, bunker berisi pupuk sebanyak 2.489 kilogram itu terungkap setelah polisi menangkap seorang penjual detonator bagi nelayan di Pulau Adonara, Flores Timur.
"Sebanyak 2.489 kilogram itu terungkap setelah anggota menangkap seorang penjual bahan peledak bagi nelayan di Pulau Adonara," jelas Budiarja.
Baca juga: Ketua Pertuni NTT Mengaku Banyak TPS Belum Ramah Disabilitas
Dia menambahkan, selain pupuk yang diisi dalam 101 karung, pihaknya juga mengamankan satu unit kapal yang diduga digunakan para terduga pelaku sebagai pengangkut bahan peledak untuk dijual ke sejumlah daerah di NTT, NTB dan Sulawesi Selatan.
"Pengungkapan kasus ini berawal dari jual beli detonator dan dua kilogram pupuk. Penjual berinisial M ditangkap di pantai Palo Larantuka saat akan berangkat menjual detonator ke Adonara," katanya.
Dari penangkapan itu, pihaknya melakukan pengembangan dan terungkaplah 101 karung yang berisikan 2.489 kilogram bahan pupuk dalam dua bunker di Pulau Pemana Besar.
"Saat ini kami masih melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap satu orang terduga pelaku pemilik bahan utama bahan peledak berinisial IS. Sedangkan pelaku penjual bahan peledak berinisial M terancam 6 tahun penjara," pungkasnya. (zee)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/gambar-barang-bukti-yang-diamankan-saat-press-rilis.jpg)