Berita Nasional

Amankan Barang Bukti, Polisi Duga Pedagang Sate di Bekasi Dibunuh Orang Dekat

Pihak kepolisian pun telah mengamankan tiga saksi dalam kasus pembunuhan pedagang sate di bilangan Medan Satria, Kota Bekasi usai olah TKP.

|
Editor: Ryan Nong
paumelia/Flickr
Ilustrasi Police line. Polisi menduga pedagang sate di Bekasi dibunuh orang dekat 

POS-KUPANG.COM, BEKASI - Aparat kepolisian dari Polres Metro Bekasi Kota menduga pedagang sate berinisial WCP (43) dibunuh orang dekatnya. 

Pihak kepolisian pun telah mengamankan tiga saksi dalam kasus pembunuhan pedagang sate di bilangan Medan Satria, Kota Bekasi usai olah TKP.

menurut Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Dani Hamdani, dari tiga saksi yang diamankan, satu orang di antaranya diduga kuat merupakan pelaku.

Baca juga: Pedagang Sate di Bekasi Tewas Dengan Luka Tusuk Dalam Warung, Diduga Dibunuh 

"Iya, termasuk terduga pelaku," ungkap kombes Dani dikutip dari Kompas.com.

Ia menuturkan, tiga saksi yang diamankan masih memiliki hubungan darah dengan korban.

Polres Bekasi Kota pun hingga kini masih terus mendalami dan memeriksa saksi-saksi tersebut secara intensif.  Sementara itu, jasad korban sudah berada di Rumah Sakit Polri Kramatjati untuk diotopsi.

Kombes Dani mengungkapkan, pihaknya turut mengamankan barang bukti pisau yang digunakan oleh pelaku untuk menusuk korban. Kendati demikian, polisi masih belum bisa menentukan berapa kali korban ditusuk.

"Masih dalam proses otopsi di RS Kramatjati, jadi kami masih menunggu proses otopsi dari sana," tutur Kombes Dani.

Baca juga: Mahasiswi Unhas Ditemukan Tewas Dalam Kamar Kos, Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan

Sebelumnya, pedagang  sate itu ditemukan tewas dalam Warung Sate Mas Wid, Kamis (29/6/2023) siang. Ia itu ditemukan dalam kondisi bersimbah dalam satu ruangan di warung sate yang terletak di Kelurahan Pejuang, Medan Satria, Kota Bekasi.

Kombes Dani menyebut bahwa korban sudah tewas saat petugas menuju ke lokasi kejadian.

"Pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 13.15 WIB, kemudian dari pihak kepolisian langsung mengecek TKP," jelas Kombes Dani.

Sejumlah barang bukti diamankan oleh polisi dari lokasi kejadian. Adapun saat ini aparat tengah mendalami kasus pembunuhan yang terjadi.

"Korban, barang bukti, saksi-saksi yang sementara kami amankan," ucap Kombes Dani.

Baca juga: Rekonstruksi Pembunuhan Siswi SMP oleh Teman Kelas di Mojokerto: Dicekik di Atas Sepeda Motor

Lebih lanjut, kata Kombes Dani, aparat sudah memasang garis polisi di lokasi kejadian pembunuhan. Korban juga sudah dievakuasi ke rumah sakit untuk ditangani lebih lanjut.

Nurmuji (58), salah seorang warga mengaku jasad korban ditemukan di salah satu ruangan di warungnya. Pria itu diduga korban pembunuhan karena luka di beberapa bagian tubuh. 

"Itu (korban) pemilik warung ini. Ditemukan di ruangan,” kata Nur.

Berdasarkan penuturan Nur, korban terluka di beberapa bagian tubuhnya, salah satu yang paling mencolok yakni di bagian dada.

"Ditemukan luka di tangan dan dadanya. Luka sobek dan tusuk," tutur Nur. (*)

 

Berita ini telah tayang di Kompas.com

Ikuti berita terbaru POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved