KKB Papua

Jual Amunisi ke KKB Papua, 3 Tersangka Diserahkan ke Kejari Wamena

Proses hukum terhadap tersangka pemasok amunisi kepada KKB Papua tetap jalan.

Editor: Agustinus Sape
Tribunpapua.com/Marselinus Labu Lela
Kepala Operasi Damai Cartenz 2023, Kombespol Faizal Ramadhani. 

POS-KUPANG.COM - Proses hukum terhadap tersangka pemasok amunisi kepada KKB Papua tetap jalan.

Dilaporkan Tribunpapua.com, tiga tersangka pemasok amunisi ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang ditangkap Satgas Damai Cartenz dan Polres Jayawijaya pada 7 Februari 2023 lalu diserahkan ke Kejaksaan Negeri Wamena.

Ketiga tersangka tersebut yakni, ST alias UT, PM alias YM alias ML dan DK alias L ditangkap berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/A/02/II/2023/SPKT/ Polres Jayawijaya/Polda Papua.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2023, Kombes Pol Faizal Ramadhani dalam keterangannya diterima Tribun-Papua.com, Senin (12/6/2023) malam mengatakan, ketiga tersangka yakni ST alias UT, PM alias YM alias ML dan DK alias L, telah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Wamena oleh penyidik pada tanggal 7 Juni 2023 lalu bersama barang bukti.

“Dalam pemeriksaan, ketiga tersangka mengakui perbuatanya, sehingga proses pemberkasan dinyatakan lengkap dan telah diterima oleh Kejaksaan Jayawijaya," kata Faizal. (*)

Pelayanan kesehatan

Tim kesehatan Polri Operasi Rasaka Cartenz 2023, Bripda Muhammad Satrio Adi kembali menggelar Program Keladi Sagu, bertempat di Kampung Kago Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Selasa (13/6/2023).

Pelayanan kesehatan gratis dalam Program Keladi Sagu dilakukan dengan cara blusukan ke setiap rumah warga. Apabila terdapat warga yang mengalami kesehatan maka tim akan segera menanganinya.

Bripda Satrio menuturkan, dalam kunjungannya menemui Marlina, seorang warga berusia 23 tahun yang mengeluhkan kondisi kesehatannya. Ternyata Marlina menderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

ISPA merupakan salah satu penyakit yang sering ditemukan tim kesehatan Keladi Sagu dalam pelaksanaan Operasi Satgas Rasaka Polda Papua di sejumlah kabupaten hingga Kota Jayapura.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, ditemukan sebanyak 166.702 kasus ISPA di Indonesia hingga akhir tahun 2022. Papua termasuk satu di antara provinsi yang banyak terdapat kasus ISPA.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, Marlina didiagnosis menderita penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut). Tim kesehatan Polri dengan sigap memberikan pengobatan agar dapat menyembuhkan Marlina,” tuturnya.

Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Rasaka Cartenz, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo memaparkan, tujuan dari Program Keladi Sagu adalah untuk membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Puncak dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Berdasarkan data dari BPS (Badan Pusat Statistik) hingga akhir tahun 2022, Kabupaten Puncak masih memiliki angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dengan kategori rendah, yakni di bawah angka 60.

“Program Keladi Sagu ini dirancang untuk memberikan dukungan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan oleh masyarakat setempat,” paparnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved