Berita Alor
Lulus Pelatihan Water Rescue, 47 Potensi SAR Alor Siap Jadi Garda Terdepan
Panitia memutuskan bahwa ketiga peserta tersebut tidak dapat melanjutkan pelatihan, dan dapat kembali ke rumah masing-masing.
Penulis: Rosalia Andrela | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Else Nago
POS-KUPANG.COM, KALABAHI - Sebanyak 47 peserta pelatihan Potensi Search and Rescue (SAR) Kabupaten Alor dinyatakan lulus dalam pelatihan teknik pertolongan di permukaan air (water rescue) dan siap jadi garda terdepan.
Hal ini disampaikan oleh Mexianus Bekabel, S.Sos., M.M selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere saat penutupan kegiatan pelatihan, Minggu 11 Juni 2023 di Taman Suaka Alam Perairan (TSAP) Sebanjar, Kecamatan Alor Barat Laut, Kabupaten Alor.
"Pelaksanaan pelatihan Potensi SAR Water Rescue yang dilaksanakan selama satu minggu telah berjalan dengan baik. Saya menyaksikan langsung para peserta penuh antusias, mengikuti pembelajaran dan praktik dari instruktur Basarnas Maumere baik praktik MFR (Medical First Responder), Teknik Pertolongan di Permukaan Air, serta Access dan Pertolongan. Setelah dilaksanakan ujian teori dan praktik sebanyak 47 peserta dinyatakan lulus," ujarnya.
Baca juga: Potensi SAR Alor Praktek Teknik Water Rescue di Sabanjar
Mexianus juga menuturkan bahwa lulusnya ke-47 Potensi SAR ini sebagai tanda bahwa mereka siap berada di garda terdepan SAR. Mereka siap jika dibutuhkan dalam kondisi darurat di perairan.
"Lulusnya ke-47 peserta ini, menjadi tanda bahwa seluruh peserta telah menjadi anggota garda terdepan Tim SAR Gabungan di Kabupaten Alor, khususnya pada kondisi kedaruratan di perairan. Semangat dan sinergitas wajib terus terjalin demi mewujudkan cepat tanggap selamatkan jiwa di bumi Alor," tutur Mexianus.
Adapun pelatihan ini dilaksanakan sejak tanggal 05-11 Juni 2023. Awalnya peserta yang mengikuti pelatihan berjumlah 50 orang yang berasal dari lintas lembaga yang ada di Kabupaten Alor.
Namun di tengah pelatihan, 2 peserta sakit dan 1 peserta sedang berkabung, atas meninggalnya salah satu anggota keluarga.
Panitia memutuskan bahwa ketiga peserta tersebut tidak dapat melanjutkan pelatihan, dan dapat kembali ke rumah masing-masing. (cr19)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.