Selasa, 7 April 2026

Berita Nasional

Renovasi Toilet DPD RI Serap Dana Rp 4,8 Miliar

Publik dihebohkan dengan anggaran renovasi ruang kerja anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI yang memakan biaya senilai Rp 14,4 Miliar.

Editor: Alfons Nedabang
shutterstock
Ilustrasi toilet. Renovasi toilet gedung Dewan Perwakilan Daerah (DPD) menyerap dana Rp 4,8 miliar. 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Publik dihebohkan dengan anggaran renovasi ruang kerja anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI yang memakan biaya senilai Rp 14,4 Miliar.

Tribun berkesempatan langsung mengintip ruang kerja mantan Gubernur Kalimantan Tengah Agustinus Teras Narang, di Gedung DPD RI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat 9 Juni 2023 yang kabarnya bakal direnovasi tersebut.

Dari lorong lantai dua gedung A DPD RI, tampak tak ada kerusakan yang terlihat pada pintu masuk ruang sekretariat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Namun, kondisi ruangan yang mengkhawatirkan langsung terlihat sesaat memasuki ruangan sekretariat tersebut.

Pandangan mata langsung tertuju pada plafon atau langit-langit ruang sekretariat Provinsi Kalteng yang berlubang, akibat beberapa plafon yang runtuh. Bahkan, karpet yang melapisi lantai ruang sekretariat terlihat kotor karena sejumlah bagian dipenuhi debu reruntuhan plafon.

Kepala Biro Umum Setjen DPD RI Empi Muslion mengatakan, Agustinus Teras Narang sempat meminta kepadanya melalui surat resmi agar ruangan sekretariat itu diperbaiki.

"Mantan Gubernur Kalteng Teras Narang meminta agar dilakukan perbaikan ruangan kerja anggota dan sekretariat. Karena kondisi memperihatinkan. Ini sudah lama," kata Empi, saat ditemui di gedung DPD RI.

Baca juga: Anggota DPD RI Hilda Manafe Bantu Para Pendeta di Kota Kupang

Soal plafon yang runtuh, Empi menjelaskan kerap terjadi kebocoran air saat hujan mengguyur. Sebab, plumbing atau saluran air tampak terlihat dari lubang plafon yang runtuh itu.

"Plafonnya jatuh bocor. Kalau hujan bocor. Sudah ke mana-mana airnya, plumbingnya juga (bocor)," ujarnya.

Oleh sebab itu, ia menjelaskan di ruang sekretariat itu terdapat selang yang sengaja disetel untuk mengalirkan air hujan yang bocor ke ember di dalam ruangan.

Lebih lanjut, Empi mengungkapkan, DPD RI sebagai lembaga negara kerap malu saat menerima tamu. "Malu kami setiap ada tamu," ungkapnya.

Tidak hanya ruang kerja anggota DPD, anggaran renovasi toilet gedung Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI yang memakan biaya senilai Rp 4,8 miliar juga jadi sorotan.

Pantauan Tribun di lokasi, gedung DPD RI terbagi menjadi dua, yakni gedung A dan B. Dalam setiap gedung terdapat empat lantai, yang masing-masingnya tersedia 4 buah toilet.

Yakni, dua toilet pria dan dua toilet wanita. Berdasarkan hasil amatan langsung di beberapa toilet yang tersedia, bagian interior tampak tak menunjukkan kerusakan parah.

Namun, saat ditelisik lebih lanjut, hampir semua toilet mengalami kerusakan di saluran air dan saluran pembuangan. Sebab, aroma tak sedap tampak tercium saat memasuki sejumlah toilet di gedung DPD RI.

Baca juga: Ketua DPD RI: Serambi Bung Karno, Bukti Pancasila Wadah yang Utuh

Selain karena tersumbatnya saluran pembuangan. Dua dari tiga urinoir yang tersedia di setiap toilet juga mengalami kerusakan pada bagian sensor penyiram otomatis. Sehingga, para anggota DPD RI dan tamu yang menggunakan toilet harus menyediakan botol kemasan bekas air mineral atau gayung untuk menyiram kotorannya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved