Minggu, 12 April 2026

Berita Nasional

Suara Megawati Bergetar Saat Peresmian Kapal Perang KRI Bung Karno-369

Megawati Soekarnoputri meresmikan pengoperasian Kapal Perang KRI Bung Karno-369 di Dermaga Kolinlamil Tanjung Priok.

Editor: Alfons Nedabang
TRIBUNNEWS.COM
KRI Bung Karno-369 yang diluncurkan di Batam, Rabu 19 April 2023 dan akan menggantikan kapal kepresidenan KRI Barakuda-633. 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Presiden Ke-5 Indonesia Megawati Soekarnoputri meresmikan pengoperasian Kapal Perang KRI Bung Karno-369 di Dermaga Kolinlamil Tanjung Priok, Jakarta.

Kapal Perang dengan jenis korvet itu akan menggantikan kapal kepresidenan KRI Barakuda-633 yang telah beroperasi selama lebih dari 2 dekade.

Saat memberikan sambutan saat peresmian itu, Megawati tak bisa menahan rasa harunya.

Ia mengungkapkan bahwa peresmian KRI Bung Karno-369 merupakan sebuah kebanggaan dan kegembiraan bagi dirinya dan keluarga besar Presiden Pertama RI Ir. Soekarno.

Megawati tidak menyangka TNI Angkatan Laut akan memberikan nama sebuah kapal perang RI dengan nama Bung Karno.

"Ini sebuah kebanggaan dan kegembiraan, saya sebetulnya tidak menyangka, maksudnya Angkatan Laut akan memberikan nama (KRI) kepada Presiden Pertama Doktor Ir. Soekarno," kata Megawati saat memberikan sambutan dalam acara peresmian dan pengukuhan Komandan KRI Bung Karno-369 di Mako Kolinlamil, Jakarta Utara, Kamis 1 Juni 2023.

Baca juga: KTT ASEAN Summit 2023, 12 Ribu Personel, 7 Kapal Perang dan Sejumlah Pesawat Tempur Amankan KTT

Megawati pun menyampaikan rasa bangganya itu dengan suara bergetar. "Jadi buat saya dan keluarga besar sebuah kebanggaan," sambung Megawati yang disambut tepuk tangan meriah.

Selain Megawati, peresmian KRI Bung Karno-369 itu juga dihadiri oleh putrinya yang juga Ketua DPR RI Puan Maharani, beserta putra-putri Bung Karno lainnya yakni Mohammad Guntur Soekarnoputra, Guruh Soekarnoputra hingga Sukmawati Soekarnoputri.

Tampak juga Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali dan jajaran TNI AL.

Megawati juga menyampaikan alasannya penamaan KRI Bung Karno-369 sebagai sebuah kebanggaan. Karena, Ketua Dewan Pengarah BRIN ini menceritakan kembali saat Laksamana TNI Yudo Margono sebelum menjadi Panglima TNI, sempat mendatangi rumahnya.

Saat itu Yudo bercerita kepada Megawati mengenai kapal perang RI yang tengah dibuat oleh TNI AL. Di mana, kapal itu dibuat langsung oleh anak bangsa.

Yudo menyampaikan kepada Megawati bahwa nantinya kapal itu akan diberi nama 'Prof. Dr. Ir. Soekarno'. Namun, Megawati mengusulkan agar nama kapal itu diberi nama 'Bung Karno'.

Baca juga: Makin Panas, China Siaga Saat Dua Kapal Perang AS Masuk Selat Taiwan,Diawasi Jet & Kapal Perang PLA

"Jadi itu salah satu kebanggaan saya. Lalu ingin diberi nama tadinya mau diberi nama Prof. Dr. Ir. Soekarno. Tapi lalu saya bilang ‘ini sajalah Pak Yudo dengan Bung’ karena Bung itu sangat sebenarnya panggilan ‘saya cerita ini di Lemhanas jadi kalau Bung itu rasanya itu apa ya, sama," ucap Megawati.

"Kalau kita sekarang kan selalu seperti saya disebut presiden kelima, saya suka protes kenapa loe saya ini pernah jadi wapres juga loh. tapi orang hanya ingatnya saya presiden kelima," lanjut Megawati.

"Nah kalau Bung artinya ya rasanya tidak ada ‘Gep’, makanya saya bilang Bung Karno saja dan karena ini sebuah kapal," kata Megawati lagi.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved