Pemilik Lahan Segel Sekolah
Ini Penyebab SD GMIT Manumuti Disegel
Sebelumnya diberitakan, halaman SD GMIT Manumuti di Kelurahan Tarus Kecamatan Kupang Tengah disegel pemilik lahan, Senin 29 Mei 2023.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Tapehen
POS-KUPANG.COM, OELAMASI - Oknum yang diduga sebagai ahliwaris tanah sekolah SD GMIT Manumuti Kelurahan Tarus menyegel pintu gerbang SD GMIT Manumuti, Senin 29 Mei 2023.
Petrus Busu selaku perwakilan keluarga ahli waris saat mediasi bersama pemerintah Kecamatan Kupang Tengah mengatakan, keluarga memutuskan menyegel SD GMIT Manumuti lantaran merasa hasil kesepakatan tidak diindahkan oleh Sinode GMIT.
“Keluarga ambil tindakan ini, keluarga merasa tidak dihiraukan, tidak dipedulikan,”ucap Petrus Busu.
Baca juga: BREAKING NEWS: Pemilik Lahan Segel SD GMIT Manumuti Tarus Kabupaten Kupang
Dalam penjelasannya, ada dua kesepakatan bersama antara keluarga dan Sunode GMIT yakni salah satu anak dari ahli waris menjadi pendidik juga kedua yakni pihak sekolah harus membuatkan sebuah prasasti untuk pendiri sekolah yaitu Lorens de Haan, namun hingga kini kesepakatan tersebut tidak dilakukan.
Pertemuan antara pihak keluarga bersama Sinode GMIT kata dia telah dilakukan sejak tahun 2016, hingga kini sudah terjadi beberapa kali pertemuan baik bersama pihak sekolah maupun Sinode GMIT.
“Kami kembalikan ke pihak Sinode mau seperti apa dihargai dan ini diminta langsung oleh Tante Fina Busu selaku ahli waris langsung, mereka ada tiga orang, dua perempuan dan satu laki-laki ,” ungkapnya.
Baca juga: Sekolah Disegel Saat Sekolah Libur, Ini Permintaan Kepala Sekolah SD GMIT Manumuti
Sebelumnya diberitakan, halaman SD GMIT Manumuti di Kelurahan Tarus Kecamatan Kupang Tengah disegel pemilik lahan, Senin 29 Mei 2023.
Dari video dan gambar yang beredar di aplikasi WA terlihat dua tumpukan sertu yang ditimbun tepat di depan gerbang masuk sekolah tersebut.
Saat disegel dengan timbunan sertu sudah tidak ada aktifitas lagi di sekolah tersebut. Lalu pelaku penyegelan yang diduga pemilik lahan menggantun sebilah lembar triplek dengan tulisan sekolah itu disegel.
"TANAH INI DISEGEL, karena belum ada penyelesaian dengan aliwaris Luisa Busu De Haan," demikian bunyi tulisab yang ada di papan segel. (ary)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/mediasi-tanah-di-manumuti.jpg)