Breaking News
Jumat, 17 April 2026

SEA Games 2023

Hasil Final Bola Kaki Indonesia vs Thailand, Pelatih Issara Sritaro Akui Garuda Muda Serba Bisa

Pelatih Timnas Thailand Issara Sritaro memberikan pujian untuk Timnas Indonesia U22 yang disebutnya sebagai tim serba bisa meraih kemenangan skor 5-2

|
Editor: Edi Hayong
Kolase-AP Photo/Tatan Syuflana
BENTROK- Bentrok fisik antar pemain juga offisial baik Indonesia maupun Thailand pada laga final sepak bola SEA Games 2023 di Olympic Stadium, Selasa (16/05/2023) malam WIB. Dalam laga ini Indonesia meraih emas setelah mengalahkan Thailand skor 5-2. 

POS-KUPANG.COM- Hasil Final Bola Kaki SEA Games 2023 antara Indonesia vs Thailand pada Selasa 16 Mei 2023 di National Olympic Stadium berlangsung seru dan dramatis dengan skor telak 5-2 untuk kemenangan Garuda Muda.

Atas kesuksesan merebut emas setelah 32 tahun absen, Pelatih Timnas Thailand, Issara Sritaro, memberikan pujian untuk Timnas Indonesia U22 yang disebutnya sebagai tim serba bisa.

Menuju final kali ini, Indonesia selalu menang dalam lima pertandingan. Filipina, Myanmar, Timor Leste, Kamboja, dan Vietnam yang sukses dilibas Indonesia.

Tim asuhan Indra Sjafri mampu mengemas 16 gol di SEA Games 2023, kebobolan tiga gol serta mengemas tiga clean sheet.

Menurut Issara Sritaro bahwa pasukannya tidak bisa melakukan yang terbaik di final sepak bola SEA Games 2023.

Pasalnya, ada beberapa alasan yang kemudian membuat laga menjadi lebih sulit.

Baca juga: Mengenal Marcelino Ferdinan, Pemain Berdarah Ngada NTT di Ajang Sepak Bola SEA Games 2023

Dikatakannya, laga berjalan sangat seru dan Thailand sempat menyamakan skor menjadi 2-2 pada menit akhir babak kedua.

Hanya saja, Issara Sritaro pada periode extra time, situasinya menjadi sangat sulit bagi Thailand karena kebobolan tiga gol.

"Timnas Thailand sudah menunjukkan performa yang bagus tererutama pada waktu normal. Mereka mampu bangkit setelah tertinggal dua gol dan membuat skor menjadi 2-2. Hanya saja, lanjut  situasi di lapangan berjalan cukup rumit," katanya.

"Ada keributan, kartu merah, dan semua momen buruk lain justru merugikan bagi Thailand. Pertama, saya ingin meminta maaf kepada semua fans dan pendukung sepak bola bahwa kami gagal mencapai target," kata Sritaro seperti dilansir media Thailand, Thairath.

Dia menandaskan, pemainnya sudah berjuang dengan baik dan bagus bahwa bisa bangkit.

Tetapi, tidak bisa melakukan yang terbaik dan banyak faktor yang datang sehingga mereka harus mengakui saat itu tidak bisa melakukan yang terbaik.

Baca juga: Indra Sjafri Sebut Raihan Emas di SEA Games 2023 Jadi Momentum Kebangkitan Sepak Bola Tanah Air

Lebih lanjut Sritaro mengatakan, pemain Timnas Thailand sebenarnya dalam kondisi mental yang bagus saat memulai babak extra time.

Hanya saja, mereka membuat kesalahan tak penting di pertahanan. Emosi pemain Thailand juga dengan mudah tersulit. Tiga pemain dapat kartu merah.

"Semakin lama waktu berjalan, semakin tidak menguntungkan bagi Thailand. Kami harus berupaya memperbaikinya dan ini adalah pelajaran penting bagi saya dan para pemain," tegas Issara Sritaro

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved