NTT Memilih
NTT Memilih, DPC Demokrat Timor Tengah Selatan Sebut Tidak Ada Pungli dalam Perekrutan Bacaleg
informasi hoaks tersebut sengaja dihembuskan oknum atau pihak yang tidak diakomudir sebagai bakal Caleg dari Partai Demokrat TTS.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Adrianus Dini
POS-KUPANG.COM, SOE - Sebelum mendaftarkan bakal calegnya ke KPU di hari terakhir pendaftaran bakal caleg, DPC Demokrat Kabupaten TTS menggelar jumpa pers untuk meluruskan isu miring yang sempat berkembang di masyarakat.
Jumpa pers yang berlangsung di kantor Sekertariat DPC Demokrat TTS ini dipimpin langsung Ketua DPC Demokrat Kabupaten TTS, Beny Banamtuan didampingi Sekertaris DPC, Alex Thon, Minggu, 14 Mei 2023.
Beny Banamtuan pada kesempatan ini menegaskan tidak ada pungutan liar (pungli) yang ditarik DPC Demokrat TTS dalam proses perekrutan bakal caleg Demokrat TTS.
Disampaikan, informasi yang sempat beredar menyebut adanya pungli senilai 10 juta dan 250 ribu dalam proses perekrutan bakal caleg Demokrat TTS. Hal tersebut ditegaskan Beny sebagai hoaks atau tidak benar.
Baca juga: NTT Memilih, Ketua Dewan Pertimbangan Optimis Golkar Timor Tengah Utara Raih Delapan Kursi
“Saya tegaskan informasi pungli 10 juta atau 250 ribu itu hoaks. Informasi itu tidak benar,” tegas Beny.
Beny menyampaikan, berita atau informasi tersebut kemungkinan dilakukan oleh salah satu bacaleg yang dinyatakan tidak lolos seleksi partai Demokrat.
Dirinya mengatakan, informasi hoaks tersebut sengaja dihembuskan oknum atau pihak yang tidak diakomudir sebagai bakal Caleg dari Partai Demokrat TTS.
Disampaikan, informasi tersebut sengaja dihembuskan ke publik sebagai upaya membunuh karakter Partai Demokrat dan juga Ketua DPC Demokrat Timor Tengah Selatan, Beny Banamtuan.
“Kita tahu siapa di balik informasi hoaks Ini. Orangnya sakit hati karena tidak kita akomudir sebagai bakal caleg sehingga melakukan upaya pembunuhan karakter Partai Demokrat dan Ketua DPC. Ini semua karena sakit hati,” paparnya.
Beny menjelaskan, terkait uang 250 ribu yang dimasukan bakal caleg saat mendaftarkan diri merupakan kesepakatan bersama antara panitia pendaftaran dengan bakal caleg yang mendaftar ke partai Demokrat.
Baca juga: NTT Memilih, Ketua Dewan Pertimbangan Optimis Golkar Timor Tengah Utara Raih Delapan Kursi
Uang tersebut dijelaskan Beny, untuk memenuhi kebutuhan panitia pendaftaran seperti kebutuhan konsumsi dan biaya ATK.
“Jadi, saat ada yang mau mendaftar sebagai bakal caleg ke Partai Demokrat Timoe Tengah Selatan, panitia pendaftaran lebih dahulu menjelaskan adanya biaya administrasi senilai 250 ribu guna memenuhi kebutuhan ATK dan konsumsi selama 1 minggu pendaftaran. Dan mereka ( para bakal caleg yang mendaftar) tidak keberatan. Hal ini sudah terjadi dari bulan Agustus 2022 lalu, kenapa sekarang baru ada yang protes pakai menyebut itu pungli? Kita tahu ini karena tidak akomodir pihak tersebut,” tandasnya.
Sementara untuk pungli 10 juta, Beny menyebut hal itu tidak ada. Yang ada dikatakan Beny, setiap Caleg laki-laki di tingkat kabupaten sesuai keputusan DPP Demokrat berkewajiban memberikan kontribusi uang Saksi senilai 5 juta. Sedangkan untuk caleg incumbent masing-masing menyetor 60 juta per orang.
“Kalau soal kontribusi uang saksi tidak ada kader partai Demokrat yang keberatan. Kita semua paham konsekuensi dari berpolitik,” pungkasnya.
Terkait informasi miring yang sempat beredar tersebut, dirinya telah melakukan komunikasi dengan pihak media yang menyebarkan berita tersebut untuk meluruskan kekeliruan informasi yang ada.
Dikatakan, Demokrat Timor Tengah Selatan telah bersepakat untuk mengundang pihak media yang menulis berita terkait adanya pungli yang ditarik DPC Demokrat Timor Tengah Selatan bersama pihak yang memberikan informasi tersebut.
Baca juga: NTT Memilih, Tiga Jurnalis Ende Jadi Bakal Calon Anggota Legislatif dari Partai Golkar
Hal tersebut dikatakan Beby sebagai langkah persuasif guna meluruskan informasi hoaks yang ada.
“Kita ambil langkah persuasif dulu nanti. Kita undang wartawan yang tulis berita itu, kita undang informannya, kita duduk sama-sama dan minta klarifikasi dari mereka. Kalau tidak mau dan masih ngotot, tentu kita tidak menutup kemungkinan mengambil langkah hukum,” pungkasnya.
Usai melakukan jumpa pers, rombongan DPC Demokrat Timor Tengah Selatan melakukan konvoi menuju ke kantor KPU untuk mendaftarkan Bacalegnya.
Setibanya di kantor Sekertariat KPUD TimorTengah Selatan, para bakal caleg, pengurus dan simpatisan
diterima Komisioner KPUD Timor Tengah Selatan, Komisoner Bawaslu TTS, Sekertaris KPUD dan para staf Sekertariat.
Pantauan Pos Kupang, berkas bakal caleg kemudian diserahkan Ketua DPC Demokrat TTS, Beny Banamtuan kepada Ketua KPUD TimorTengah Selatan, Matheus Krivo.
Usai diterima, berkas tersebut lalu diperiksa kelengkapannya oleh KPUD dibawah pengawasan Bawaslu Kabupaten Timor Tengah Selatan.
Dari hasil pemeriksaan, KPUD TimorTengah Selatan menyatakan berkas bakal caleg partai Demokrat lengkap sehingga dibuatkan beritakan acara penerimaan.
Terkait pendaftaran tersebut, Beny Banamtuan menjelaskan, pihaknya sengaja mendaftarkan bakal caleg pada hari terakhir pendaftaran sesuai dengan nomor urut partai Demokrat yaitu 14.
Baca juga: NTT Memilih, Usai Daftar ke KPU Kota Kupang Golkar Yakin Menang di Pemilu
“Hari ini tanggal 14 dan nomor urut partai Demokrat adalah 14. Kita pakai tanggal cantik ini untuk daftarkan bakal caleg kita,” terangnya.
Dirinya mengatakan, Partai Demokrat memasang target yang realistis, yaitu perolehan satu kursi di setiap dapil.
“Target kita satu Dapil satu kursi. Berdasarkan komposisi yang ada, kita optimis bisa mencapai target ini,” tandasnya.
Ada yang menarik, dalam daftar nama bakal Caleg DPC Demokrat Timor Tengah Selatan, terdapat nama artis, Osny Hun (25). Dirinya sempat membintangi beberapa sinetron seperti, anak langit, anak jalanan dan love story.
Osny diketahui maju dari Dapil V. Alasan memilih untuk maju sebagai calon legistif disampaikan Osny bahwa dirinya ingin berbuat lebih banyak untuk membangun daerah.
“Saya ingin memberikan kontribusi nyata untuk pembangunan di daerah ini. Untuk alasan itu, saya memutuskan bertarung di Pileg 2024 mendatang,” tuturnya. (din)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
NTT Memilih, Partai Buruh dan Partai Ummat Tidak Daftarkan Bacaleg ke KPU Belu |
![]() |
---|
NTT Memilih, PPP Kota Kupang Gaet Milenial dan Perempuan Raih Kemenangan Pemilu 2024 |
![]() |
---|
NTT Memilih, DPC Partai Gerindra Timor Tengah Utara Optimis Rebut Kursi Pimpinan DPRD |
![]() |
---|
NTT Memilih, Empat Gugur Partai Buruh Hanya Daftarkan 61 Bacaleg |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.